RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Aprilia Trianingsih lihai merangkai bunga atau kumpulan beberapa jenis benda berharga yang disusun dalam bentuk kreatif. Dengan kemahirannya tersebut, tercetuslah ide untuk mendapatkan keuntungan di sela masa sulitnya mengerjakan tugas akhir perkuliahan.
Banyak jenis pernak-pernik wisuda atau upacara perayaan kelulusan yang tidak boleh lepas dari momentum sakral tersebut. Ya, salah satunya buket bunga. Inilah yang kemudian ditangkap Aprilia Trianingsih untuk mencoba kesempatan tersebut. Bahkan, perempuan 23 tahun ini berhasil menghasilkan jutaan rupiah dari penjualan buket bunga buatannya.
Sebelumnya, sekitar dua tahun lalu, perempuan yang akrab disapa Aprilia ini tengah aktif mengikuti kegiatan organisasi intrakampus. Pada waktu itu, ada kakak tingkat (kating) yang ingin merayakan wisuda. Dari situlah, kemudian muncul ide membuat semacam pernak-pernik wisuda untuk merayakan kelulusan katingnya. “Ya awalnya itu dulu ada kating yang wisuda berbarengan. Akhirnya memikirkan, apa ya enaknya untuk merayakan masa kelulusan itu, dan terpikirkanlah untuk membuat buket bunga,” jelasnya Selasa (22/8).
Setelah momen kelulusan itu, perempuan asal Kecamatan Kedungwaru ini berpikir untuk terus mencoba peluang membuat kerajinan buket bunga, sembari mengerjakan tugas akhir perkuliahannya. Apalagi, pada waktu itu pengerjaan tugas akhirnya tengah mandek akibat pandemi.
Tak membutuhkan waktu lama untuk mahir dalam bidang menyusun buket bunga ini. Dia mengaku hanya membutuhkan niat, ketekunan, dan teliti untuk menyusun bunga maupun kumpulan beberapa jenis benda yang disusun tersebut. “Tidak susah kok, hanya membutuhkan niat, ketekunan, dan teliti dalam mengerjakannya. Masalah keindahannya itu pasti akan mengikuti, asalkan sudah berangkat dari tiga hal itu tadi pasti hasilnya bagus,” ucapnya.
Kini, dia memiliki lebih dari 50 katalog atau daftar koleksi buket yang dapat dipesan calon pembeli. Adapun puluhan buket tersebut tersusun dari berbagai macam, yakni buket bunga palsu maupun bunga asli, beragam snack atau jajanan, hingga boneka. “Banyak sih kalau macamnya, ya sekitar 50 jenis. Mulai dari buket yang isinya bunga, jajanan, hingga boneka,” paparnya.
Kemudian untuk harganya sendiri dibedakan dari ukuran, tingkat kesulitan, dan jenis susunan pada buket tersebut. Buket dengan varian termurah ada yang dibanderol dengan harga sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu. Lalu untuk top variannya dibanderol dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp 110 ribu. “Kalau harga itu tergantung ukuran, tingkat kesulitan, dan jenis susunannya. Kalau minta yang besar dengan jenis susunan yang lengkap ya pasti lumayan mahal, tapi ada juga kok yang murah. Kalau pembuatannya itu satu hari jadi sih,” ungkapnya.
Adapun rutinitas yang ia lakoni di tengah masa pengerjaan tugas akhir ini membawa sumber rezeki sendiri. Setidaknya, dalam satu bulan, dia berhasil mengantongi keuntungan jutaan rupiah. Bahkan, dia juga sempat diminta untuk membuat ribuan buket oleh perusahaan terkemuka. “Rata-rata permintaannya itu dari mahasiswa yang mau lulus, tapi ada juga dari calon pengantin untuk seserahan. Bahkan sempat juga dari perusahaan,” tutupnya.(*/c1/rka)
Editor : Anggi Septian A.P.