TULUNGAGUNG - Yusron Ihsanul Rijal alias Patrik menjadi youtuber asal Tulungagung tersukses dengan 6,87 juta subscriber.
Dari hasil YouTube selama beberapa tahun terakhir, pria asal Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, itu mampu membeli aset seharga milyaran rupiah hingga berencana membuat kos-kosan di Tulungagung.
Bagi penggemar Mobile Legends, nama Patrik mungkin sudah sangat familiar dengan keahliannya memainkan hero Johnson.
Berbagai video tutorial ataupun gameplay hero Johnson cukup banyak dibuat dikanal Youtube bernama Hi Patrik.
Akun YouTube Hi Patrik itu tidak lain adalah milik Yusron Ihsanul Rijal.
Dia memulai membuat akun pada salah satu media sosial yang banyak diakses warga Indonesia itu sejak tahun 2018 yang lalu.
“Kalau mulai nge Youtube mungkin pada tahun 2018 lalu. Saat itu saya masih di Malang,” jelas patrik.
Ada cerita perjalanan cukup unik yang dilalui Patrik hingga dititik yang sekarang. Dia bercerita sebelum terkenal seperti sekarang, Patrik merupakan salah seorang mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di Universitas Malang (UM).
Disamping kuliah, dia juga menjadi seorang freelancer fotografi yang melayani keinginan customernya untuk berfoto.
“Dulu itu saya kuliah sambil freelance foto, mungkin sudah berjalan lima tahun lah. Kuliah itupun juga mendapatkan beasiswa karena prestasi fotografi saya itu,” katanya.
Pada perjalannya, Patrik mengaku merasa jenuh dengan rutinitas perkuliahan dan fotografinya.
Lalu, game Mobile Legends dijadikan tempat untuk menghilangkan jenuh yang dirasakan itu.
“Awalnya sih maen-maen biasa bareng temen kos itu. Tapi tidak kerasa saya ternyata main game itu siang malam sampai lupa waktu, sampai top global Johnson juga,” katanya, kemudian tertawa.
Karena keahliannya memainkan hero Johnson, kenal lah Patrik dengan seorang youtuber ibukota bernama Michael Souw. Orang itulah yang sangat berjasa dalam karir Patrik di dunia YouTube.
Tahun 2018 akhirnya Patrik mulai membuat sendiri akun yang awalnya bernama Patrik Gaming.
Video pertama yang ia buat adalah tentang tutorial memakai hero Johnson dan langsung meledak, video tersebut disaksikan oleh 300 ribu orang lebih.
“Awalnya saya main bareng dengan Michael Souw itu. Dari situ ternyata banyak viewer dia (Michael Souw, red) yang menanyakan saya. Alasan mereka karena saya ini user Johnson, dan kalau ngomong medok banget waktu itu. Akhirnya saya bikin akun sendiri,” katanya.
Karena kesibukannya dalam mobile legend dan YouTube, membuat perkuliahan dan dunia fotografi yang sudah lama dijalankan mulai terbengkalai.
Bahkan, Patrik tidak meluluskan kuliahnya dan beranjak ke Jakarta untuk lebih fokus dalam bidang tersebut. Di Jakarta, juga sempat jadi Pro Player Mobile Legend, sebelum fokus lagi ke YouTube tahun 2019.
“Sebenarnya sempat ditanyakan kenapa kok kuliahnya tidak diteruskan sama orang tua. Tapi itu tidak saya jawab,” ungkapnya dengan tertawa.
Keraguan dari orang tuanya itu bisa Patrik balas dengan kesuksesan. Dari YouTube, dia bisa membeli banyak hal dan berinvestasi banyak hal termasuk dalam bidang property. Asetnya kini telah tersebar di beberapa tempat di Jakarta dan di Tulungagung.
“Saya ini senang mencoba hal baru. Seperti kemarin itu membeli property dengan harga Rp1 miliar (M), sebulan kemudian ternyata laku Rp1,5 M,"
"Dan sekarang ini saya mau membangun kos-kosan di Tulungagung. Beberapa property saya juga sudah beli disini (Tulungagung, red),” paparnya.
Dia tidak memungkiri saat ini sudah mulai jenuh di YouTube dan Mobile Legend, sehingga aktivitasnya di dua hal tersebut mulai dikurangi.
Aktivitas media sosialnya lebih banyak di kanal lain itupun jika ada tawaran endorse game yang masuk.
“Setelah 5 tahun Mobile Legend dan YouTube rasanya jenuh juga. Saya sekarang punya kesukaan baru lagi, yakni di dunia musik dan belajar untuk menjadi disc jockey (DJ),” tutupnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra