TULUNGAGUNG - Hobi yang ditekuni dengan serius bisa menjadi sebuah usaha mandiri.
Itulah yang dijalani Anhar Mustafid, guru Bahasa Indonesia sekaligus Pembina Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 3 Tulungagung.
Dia menjalankan usahanya di sela waktu luangnya mengajar.
Di luar menjalankan amanah sebagai pengajar di MAN 3 Tulungagung, yang berada di Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, pria 28 tahun ini juga memiliki hobi yang ditekuninya sejak 2013 lalu.
Hobi sound system itu kini menjadi sebuah usaha mandiri yang diberi nama Sholeh Khozin Production atau SKPD Sound System.
Nama tersebut diambil dari nama almarhum sang ayah. Usaha mandiri ini berawal dari hobi eletronik sound system kecil-kecilan dan akhirnya keterusan menjadi sebuah usaha mandiri.
"Saya sudah hobi dengan sound system sejak duduk di bangku SMP bersama teman-teman sebaya," jelas suami Ajeng Kristina (28).
Sejak sekolah maupun kuliah hobi sound system itu dipelajarinya bersama teman-temannya. Bahkan, hingga kini juga masih belajar secara otodidak untuk meningkatkan pengetahuan seputar sound system.
Kini, saat menjalankan usaha SKPD Sound System, perlengkapan yang dimiliki Anhar semakin lengkap.
Selain sound system, juga melayani kebutuhan berbagai peralatan hajatan, terop, kursi, kipas, alat prasmanan, dan lainnya. SKPD Sound System dijalankan dari rumah Anhar di Desa Banjarejo, Kecamatan Rejotangan.
Di wilayah Tulungagung, SKPD Sound System pernah melayani para pelanggan dari berbagai kecamatan, mulai Pucanglaban, Sendang, hingga Kauman.
Bahkan untuk luar kota, pernah melayani di wilayah Kota Kediri. Selain melayani hajatan pernikahan, biasanya SKPD Sound System juga sering kali mendapatkan job dari berbagai kegiatan masyarakat.
Misalnya, aqiqah, bazar, agenda agustusan, event band, hingga momen wisuda sekolah.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra