
JAKARTA - Batu akik termahal di dunia ternyata memiliki harga yang fantastis, bahkan salah satunya mencapai lebih dari Rp1,1 triliun.
Bukan sekadar perhiasan, batu permata langka seperti Pink Star Diamond, jadeite, hingga alexandrite memiliki daya tarik tersendiri karena keindahan, kelangkaan, dan sejarahnya. Nilai jualnya pun bisa mencapai jutaan dolar AS, menjadikannya incaran kolektor kelas dunia.
Selama ini, batu akik identik dengan aksesori cincin yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Namun, dunia batu permata menyimpan banyak jenis mineral langka dengan nilai yang jauh melampaui perkiraan. Harga sebuah batu tidak hanya ditentukan oleh ukuran, tetapi juga warna, kejernihan, kualitas, asal penemuan, dan permintaan pasar.
Berikut tujuh batu permata dengan nilai fantastis yang menarik perhatian kolektor internasional.
Baca Juga: Pembangunan Jembatan Gondang 1 Tulungagung, Kendaraan Berat Masih Dibatasi di Jalur Alternatif
1. Jadeite, Giok Hijau Bernilai Ratusan Miliar Rupiah
Jadeite atau giok jenis jadeite menjadi salah satu batu permata paling berharga, terutama yang memiliki warna hijau pekat, transparansi tinggi, dan tekstur halus. Kualitas terbaiknya dikenal sebagai imperial jade.
Myanmar merupakan sumber penting jadeite berkualitas tinggi. Batu ini memiliki sejarah panjang dalam budaya Asia, khususnya Tiongkok, sebagai simbol kekayaan, status, dan keberuntungan.
Salah satu perhiasan yang tersusun dari 27 butir jadeite pernah terjual lebih dari 27 juta dolar AS. Nilai tersebut memperlihatkan bagaimana kualitas material, pengerjaan, dan nilai historis dapat membuat sebuah perhiasan mencapai harga luar biasa.
2. Red Diamond, Berlian Merah yang Sangat Langka
Berlian merah termasuk jenis berlian berwarna paling langka di dunia. Warna merahnya berkaitan dengan perubahan pada struktur kristal berlian, bukan semata-mata akibat keberadaan unsur pengotor.
Salah satu contoh yang dikenal adalah Moussaieff Red Diamond dengan berat sekitar 5,11 karat. Berlian ini pernah diperkirakan bernilai lebih dari 20 juta dolar AS.
Kelangkaan berlian merah membuat batu ini menjadi objek buruan kolektor. Ukurannya yang umumnya relatif kecil justru tidak mengurangi nilainya, karena warna alami yang kuat dan kualitasnya sangat sulit ditemukan.


