TULUNGAGUNG - Roblox, platform game yang sangat populer di kalangan anak-anak dan remaja, baru saja mengumumkan aturan main baru.
Tujuan utamanya adalah untuk membuat platform ini lebih aman bagi semua orang, terutama para pemain muda.
Namun, beberapa dari aturan baru ini justru menimbulkan perdebatan dan membuat sebagian komunitasnya marah.
Mari kita lihat aturan-aturan baru ini satu per satu kenapa banyak menuai protes.
Konten Dewasa Dibatasi Lebih Ketat
Roblox sekarang jauh lebih serius dalam membatasi konten yang berbau romantis atau dewasa.
Apa artinya? Game atau pengalaman yang punya ruang-ruang pribadi (seperti kamar tidur, kamar mandi, atau tempat kencan) sekarang punya batasan umur yang ketat.
Hanya pemain yang sudah berumur 17 tahun ke atas dan sudah membuktikan umurnya dengan verifikasi identitas (seperti KTP atau paspor) yang boleh masuk ke game semacam itu.
Para pembuat game tersebut juga harus melakukan hal yang sama.
Intinya, Roblox ingin memastikan bahwa konten yang lebih dewasa hanya bisa diakses oleh orang yang benar-benar sudah cukup umur.
Semua Game Wajib Punya Rating Umur
Sama seperti film yang punya rating "Semua Umur" atau "Dewasa", sekarang semua game di Roblox juga wajib punya label rating.
Apa artinya? Pembuat game harus mengisi kuesioner untuk menentukan apakah game mereka cocok untuk semua umur, anak-anak, atau remaja.
Jika sebuah game tidak punya rating, maka game itu tidak akan bisa dimainkan oleh siapa pun, kecuali oleh si pembuat game itu sendiri.
Ini membantu orang tua untuk lebih mudah memilih game yang aman dan sesuai untuk anak-anak mereka.
Baca Juga: Beneran bisa Bikin Tenang? Fakta atau Mitos di Balik Memelihara Ikan Hias
Larangan Menangkap Predator oleh Pemain
Ini adalah bagian yang paling menimbulkan perdebatan.
Sebelumnya, ada beberapa YouTuber schlep yang dikenal suka "berburu" predator atau orang jahat di dalam game.
Mereka biasanya menyamar untuk memancing para predator dan merekamnya sebagai bukti.
Kegiatan main hakim sendiri atau menjadi "vigilante" untuk menangkap orang jahat di dalam platform kini dilarang keras.
Aturan baru: Roblox akan memblokir akun siapa pun yang mencoba melakukan hal ini.
Menurut Roblox, urusan keamanan dan penangkapan penjahat adalah tugas tim internal mereka dan pihak berwajib (polisi), bukan tugas pemain.
Keputusan ini membuat banyak pemain marah. Mereka merasa para "pemburu predator" ini justru membantu membuat Roblox lebih aman.
Namun, Roblox berpendapat bahwa tindakan seperti itu bisa berisiko dan salah sasaran.
Kenapa Roblox Mengubah Aturannya?
Perubahan besar ini bukan tanpa alasan. Roblox sedang menghadapi tekanan dari berbagai pihak.
Mereka mendapat tuntutan hukum di beberapa negara yang menuduh platform ini tidak cukup aman untuk anak-anak.
Selain itu, banyak orang tua dan organisasi keamanan anak yang terus menyuarakan kekhawatiran mereka.
Aturan baru Roblox ini memiliki dua sisi
- Sisi baiknya: Platform ini berpotensi menjadi jauh lebih aman. Dengan adanya verifikasi umur dan rating yang jelas, orang tua punya kendali lebih besar untuk melindungi anak-anak mereka dari konten yang tidak pantas.
- Sisi yang diperdebatkan: Keputusan untuk melarang pemain membantu menangkap orang jahat telah mengecewakan banyak komunitas setianya. Mereka merasa Roblox lebih memilih membungkam mereka dari pada menyelesaikan masalah predator hingga ke akarnya.
Pada akhirnya, Roblox sedang mencoba menyeimbangkan antara keamanan dan kebebasan para penggunanya.
Apakah langkah ini akan berhasil membuat semua pihak senang? Sepertinya tidak, tapi ini adalah langkah besar yang pasti akan mengubah cara orang bermain di Roblox ke depannya.***
Editor : Vidya Sajar Fitri