Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kenapa Bisa Merinding saat Dengar Musik Tertentu? Ternyata Ini Alasannya

Naufal Shafa Diya • Kamis, 21 Agustus 2025 | 22:00 WIB
Ternyata ini alasan kenapa tiba-tiba merinding saat mendengarkan sebuah lagu.(pinterest.com/libellula)
Ternyata ini alasan kenapa tiba-tiba merinding saat mendengarkan sebuah lagu.(pinterest.com/libellula)

RADAR TULUNGAGUNG - Pernahkah kamu mendengarkan sebuah lagu, lalu tiba-tiba bulu kuduk merinding atau muncul sensasi seperti tersentuh secara emosional?

Fenomena ini ternyata umum terjadi dan punya istilah khusus dalam dunia sains, yaitu frisson.

Menurut penelitian, sekitar 55% orang di dunia pernah mengalami reaksi tiba-tiba merinding saat mendengarkan lagu setidaknya sekali dalam hidup mereka.

Tapi, apa sih penyebabnya? Mari kita kupas faktanya!

1. Fenomena Frisson: “Gigil Musik”

Dalam dunia psikologi dan neurologi, merinding saat mendengar musik disebut frisson. Kata ini berasal dari bahasa Prancis yang berarti “getaran” atau “gigil”.

Frisson terjadi ketika otak kita melepaskan dopamin, hormon yang memicu rasa senang dan bahagia, sebagai respon terhadap musik tertentu yang dianggap emosional atau mempunyai makna mendalam.

2. Musik Memicu Respons Emosional yang Kuat

Baca Juga: Akhir Pekan Asyik di Tulungagung, Inilah 7 Tempat Nongkrong Favorit Anak Muda

Tidak semua musik membuat kita merinding. Biasanya, lagu yang bisa memicu frisson memiliki beberapa karakteristik:

- Perubahan mendadak dalam melodi atau harmoni

- Lonjakan volume atau intensitas

- Lirik yang menyentuh perasaan

- Nada tinggi atau rendah ekstrem

- Kenangan pribadi yang terhubung dengan lagu tersebut.

Musik seperti ini memicu aktivasi sistem limbik pada otak, yaitu pusat pengatur emosi manusia.

3. Hubungan dengan Kenangan dan Nostalgia

Sering kali, kita merinding saat mendengar lagu yang memiliki makna personal. Misalnya, lagu yang mengingatkanmu pada seseorang, momen bahagia, atau masa lalu tertentu.

Ketika otak mengenali pola suara yang terkait dengan memori emosional, tubuh merespons dengan melepaskan dopamin dan adrenalin, sehingga kita merasa tersentuh, bahkan sampai merinding.

4. Peran Evolusi dan Insting Manusia

Beberapa peneliti berpendapat bahwa merinding saat mendengar musik adalah respon evolusi. Dahulu kala, manusia purba menggunakan suara dan ritme untuk komunikasi emosional.

Ketika kita mendengar musik yang memicu emosi intens, tubuh bereaksi seolah-olah sedang menghadapi stimulus penting. Inilah yang memicu reaksi fisik berupa merinding.

5. Tidak Semua Orang Mengalaminya

Menariknya, tidak semua orang bisa merasakan frisson. Penelitian menunjukkan bahwa: Sekitar 45% orang jarang atau tidak pernah merinding karena musik.

Orang yang lebih empatik atau peka terhadap emosi cenderung lebih sering mengalaminya. Mereka yang memiliki koneksi emosional kuat dengan musik lebih mudah memicu frisson 

Merinding saat mendengar musik tertentu bukanlah hal aneh. Fenomena frisson terjadi karena kombinasi antara respons emosional, kenangan personal, dan reaksi neurologis di otak kita.

Jadi, jika kamu sering merasakan bulu kuduk berdiri saat mendengar lagu tertentu, itu tandanya otakmu sangat responsif terhadap musik dan punya koneksi emosional yang kuat.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#psikologi #lagu #mendengarkan musik #musik