TULUNGAGUNG – Program game gratis Epic Games Store kembali mencetak sejarah besar di dunia game PC.
Pada periode terbaru pembagian game gratis, Epic Games Store resmi menghadirkan dua judul kelas AAA yang selama ini dikenal mahal, yakni Red Dead Redemption 2 dan Hogwarts Legacy, untuk diklaim secara gratis oleh pengguna.
Fakta ini langsung memicu gelombang antusiasme luar biasa di kalangan gamer global, termasuk Indonesia.
Tidak seperti spekulasi sebelumnya, game gratis Epic Games Store kali ini benar-benar menghadirkan dua game blockbuster yang masih memiliki nilai jual tinggi di berbagai platform digital.
Banyak pengguna mengonfirmasi bahwa Hogwarts Legacy sudah berhasil diklaim dan masuk permanen ke library Epic Games mereka tanpa biaya sepeser pun. Kondisi ini membuat Epic Games Store kembali menjadi pusat perhatian komunitas gaming.
Program game gratis Epic Games Store memang dikenal agresif dalam menarik pengguna baru dan mempertahankan basis pemain lama.
Namun, pembagian Red Dead Redemption 2 dan Hogwarts Legacy secara gratis dinilai sebagai langkah paling berani sepanjang sejarah Epic, mengingat kedua game tersebut masih termasuk kategori premium hingga akhir 2025.
Epic Games Store Kembali Buat Sejarah
Sejak pertama kali meluncurkan program game gratis mingguan, Epic Games Store secara konsisten membagikan ratusan game kepada pengguna.
Akan tetapi, sebagian besar game gratis sebelumnya berasal dari kategori indie atau judul AAA lama. Situasi berubah drastis ketika Epic resmi membuka klaim Hogwarts Legacy dan Red Dead Redemption 2.
Langkah ini memperkuat posisi Epic Games Store sebagai pesaing serius Steam dalam ekosistem distribusi game PC.
Dengan menawarkan game gratis Epic Games Store berkualitas tinggi, Epic tidak hanya meningkatkan jumlah akun aktif, tetapi juga memperluas jangkauan pasar gamer kasual yang sebelumnya enggan membeli game mahal.
Hogwarts Legacy Resmi Gratis, Gamer Langsung Serbu
Hogwarts Legacy menjadi salah satu game yang paling banyak dibicarakan dalam program ini. Game besutan Avalanche Software tersebut memungkinkan pemain menjelajahi dunia sihir Hogwarts secara bebas, lengkap dengan sistem pertarungan, eksplorasi, dan cerita original.
Fakta bahwa Hogwarts Legacy masuk dalam daftar game gratis Epic Games Store membuat banyak gamer terkejut.
Pasalnya, game ini masih tergolong baru dan memiliki basis penggemar yang sangat besar, terutama dari kalangan pecinta semesta Harry Potter.
Tidak sedikit pengguna yang mengaku langsung membuat akun Epic Games hanya untuk mengklaim game ini
Red Dead Redemption 2 Ikut Dibagikan Gratis
Selain Hogwarts Legacy, Epic Games Store juga menghadirkan Red Dead Redemption 2. Game open world legendaris karya Rockstar Games ini dikenal memiliki kualitas cerita dan detail dunia yang sangat tinggi. yang akan tersedia di tanggal 31 Desember 2025 nanti
Red Dead Redemption 2 selama bertahun-tahun jarang turun harga secara signifikan, sehingga kehadirannya dalam program game gratis Epic Games Store menjadi kejutan besar.
Gamer PC kini bisa menikmati petualangan Arthur Morgan tanpa harus mengeluarkan dana besar, cukup dengan melakukan klaim dalam periode yang ditentukan.
Cara Klaim Game Gratis Epic Games Store
Untuk mendapatkan game gratis Epic Games Store, pengguna hanya perlu masuk ke akun Epic Games, membuka halaman store, lalu memilih game yang sedang digratiskan.
Setelah diklaim, game tersebut akan tersimpan permanen di library dan bisa diunduh kapan saja tanpa batas waktu.
Namun, Epic mengingatkan bahwa periode klaim bersifat terbatas. Jika pengguna melewatkan waktu klaim, maka kesempatan mendapatkan game gratis tersebut akan hilang.
Dampak Besar bagi Industri Game PC
Pembagian Red Dead Redemption 2 dan Hogwarts Legacy secara gratis dinilai sebagai strategi jangka panjang Epic Games.
Selain meningkatkan trafik, langkah ini juga memperkuat loyalitas pengguna dan mendorong ekosistem eksklusif Epic Games Store.
Banyak pengamat menilai bahwa program game gratis Epic Games Store kali ini akan dikenang sebagai salah satu momen paling fenomenal dalam sejarah distribusi game digital. ****
Editor : Dharaka R. Perdana