Minggu, 28 Nov 2021
Radar Tulungagung
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Kasus Bansos Desa Ngadri, Ada Peluang Geser ke Tipikor

12 September 2021, 07: 33: 55 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Kasus Bansos Desa Ngadri, Ada Peluang Geser ke Tipikor

Share this      

BINANGUN, Radar Blitar - Kasus tanda tangan dan cap jari palsu dalam penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Desa Ngadri, Kecamatan Binangun semakin menajam. Pasalnya, tidak hanya perkara pidana umum yang dikorek, tapi kasus tersebut kini justru dekat dengan perkara tindak pidana korupsi. 

Kuasa hukum pelapor kasus dugaan tanda tangan palsu, Joko Trisno mengatakan, sejak awal pihaknya memang sudah mengarahkan agar perkara pemalsuan tanda tangan penyaluran bantuan tersebut tidak hanya sebatas tindak pidana umum. Sebaliknya, perkara ini sedikit banyak juga sudah menyebabkan kerugian negara. Jadi patut dan memenuhi syarat untuk diangkat ke perkara korupsi. “Harusnya memang dibawa ke arah tipikornya,” tegasnya. 

Informasinya, rangkaian penyelidikan dengan menghadirkan sejumlah saksi sudah dilakukan pihak kepolisian.

Baca juga: Proyek Asal-asalan, APM Panggul Lapor ke Kejaksaan

 Bahkan, beberapa waktu lalu dilakukan  gelar perkara hingga di Polda Jatim. Kemungkinan dalam waktu dekat bakal ada penetapan tersangka dalam kasus distribusi bantuan sosial tunai (BST) tersebut. “Ya, kami harap segera ada tersangka dalam waktu dekat,” ujarnya. 

(rt/muh/ang/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia