Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

UAS Bongkar Strategi Persiapan Ramadan 2026: Dari Rahasia Niat hingga Cara Menyikapi Perbedaan Hilal MUI dan Muhammadiyah

Dinar Ananda Putri • Jumat, 13 Februari 2026 | 22:50 WIB
Panduan lengkap persiapan Ramadan 2026 ala UAS: aturan niat, perbedaan hilal MUI vs Muhammadiyah, hingga tips zakat fitrah yang tepat.
Panduan lengkap persiapan Ramadan 2026 ala UAS: aturan niat, perbedaan hilal MUI vs Muhammadiyah, hingga tips zakat fitrah yang tepat.

RADAR TULUNGAGUNG – Menjelang bulan suci, umat Islam perlu melakukan persiapan Ramadan yang matang, tidak hanya fisik tetapi juga pemahaman fikih yang mendalam. Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam kajian terbarunya membedah tuntas bekal spiritual melalui "30 Fatwa Seputar Ramadan". UAS menekankan bahwa pemahaman aturan dasar sangat krusial agar ibadah puasa tahun 2026 ini berjalan sempurna tanpa keraguan.


Langkah awal dalam persiapan Ramadan adalah memahami penentuan awal puasa melalui metode hilal. UAS menjelaskan perbedaan mencolok antara kriteria MUI dan Muhammadiyah. MUI menetapkan standar tinggi 3 derajat untuk visibilitas anak bulan, sementara Muhammadiyah menggunakan metode wujudul hilal (asal sudah di atas ufuk). Perbedaan ini seringkali memicu awal puasa yang tidak serentak, namun UAS meminta jemaah untuk menyikapinya dengan bijak tanpa perpecahan.


Isu harian seperti menggosok gigi juga dibahas. UAS menyarankan jemaah untuk membersihkan mulut sebelum azan subuh. Menggosok gigi setelah waktu zuhur hukumnya makruh karena kondisi mulut yang mulai kering dan efek kesegaran yang berlebihan dari odol atau pasta gigi. "Gunakan siwak yang alami tanpa perasa jika ingin tetap membersihkan gigi di siang hari," tambahnya.

Salah satu puncak ibadah di bulan suci adalah membayar zakat fitrah. UAS menegaskan bahwa zakat fitrah pada asalnya adalah dalam bentuk makanan pokok (beras di Indonesia). Namun, beliau juga tidak menyalahkan penggunaan uang asalkan mengikuti kriteria yang ditetapkan oleh lembaga berwenang seperti Kemenag.

 

Editor : Dinar Ananda Putri
#Fikih Puasa #Persiapan Ramadan #Ustaz Abdul Somad #zakat fitrah #Hilal MUI Muhammadiyah