Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gejala Kolesterol Tinggi dan Cara Mengatasinya Secara Medis Menurut dr. Gama

N
dr. Gama beberkan gejala kolesterol tinggi dan cara mengatasinya. Pelajari batas kadar normal, pemicu, hingga tips gaya hidup sehat di sini.
dr. Gama beberkan gejala kolesterol tinggi dan cara mengatasinya. Pelajari batas kadar normal, pemicu, hingga tips gaya hidup sehat di sini.

Advertisement

 

JAKARTA - Dokter Gama membeberkan gejala kolesterol tinggi dan cara mengatasinya demi mencegah komplikasi penyakit jantung serta stroke. Penjelasan medis tersebut disampaikan secara rinci dalam tayangan edukasi kesehatan Kata Dokter.

Memahami gejala kolesterol tinggi dan cara mengatasinya menjadi langkah krusial bagi masyarakat untuk menjaga kestabilan kadar lipid di dalam darah. Peningkatan kolesterol yang diabaikan dapat membahayakan keselamatan jiwa penderitanya.

Advertisement

Edukasi mengenai gejala kolesterol tinggi dan cara mengatasinya mencakup perubahan gaya hidup hingga penggunaan obat resep dokter. Kesadaran masyarakat akan bahaya kolesterol perlu ditingkatkan demi investasi kesehatan masa depan.

Kolesterol merupakan senyawa lipid atau lemak yang ditemukan di dalam darah serta sel-sel tubuh manusia. Meskipun sering dipandang negatif, senyawa ini sebenarnya sangat diperlukan oleh tubuh untuk mendukung fungsi fisiologis.

Kadar kolesterol di dalam tubuh manusia berasal dari dua sumber utama yaitu internal dan eksternal. Tubuh memerlukan keseimbangan kadar kolesterol agar seluruh organ dapat bekerja dengan optimal setiap hari.

Advertisement

Penyakit kolesterol tinggi sering kali dijuluki sebagai pembunuh diam-diam oleh para praktisi medis. Julukan ini disematkan karena gejalanya sering tidak disadari oleh para penderitanya hingga memicu komplikasi fatal.

Pengertian, Sumber, dan Fungsi Utama Kolesterol

Sumber internal menyumbang sekitar 75 persen kolesterol yang berada di dalam tubuh manusia. Organ hati memproduksi kolesterol ini melalui proses biosintesis kimia kompleks yang mengubah asetil koenzim A.

Sementara itu, sumber eksternal menyumbang sekitar 25 persen sisa kadar kolesterol di dalam tubuh. Sumber eksternal ini berasal dari asupan makanan hewani yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari.

Makanan hewani tinggi kolesterol meliputi daging merah, kuning telur, serta produk susu tinggi lemak. Masyarakat perlu membatasi asupan makanan tersebut agar kadar kolesterol harian tetap terjaga stabil.

Advertisement

Artikel Terkait

Gejala Hiperkolesterolemia dan Bahayanya Bagi Tubuh, Simak Penjelasan dr. Dewi Widyastuti

Gejala Hiperkolesterolemia dan Bahayanya Bagi Tubuh, Simak Penjelasan dr. Dewi Widyastuti

Pelajari gejala hiperkolesterolemia menurut dr. Dewi Widyastuti. Simak batas normal kolesterol, makanan pemicu, hingga bahaya komplikasi stroke.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer