Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hidup Sehat Ala Nabi Muhammad SAW, Praktisi Thibbun Nabawi Tekankan Peran Habbatussauda dan Herba Nusantara

Dharaka R. Perdana • Senin, 25 Agustus 2025 | 02:59 WIB

Habbatussauda bisa dikombinasikan dengan herba asli Nusantara. (FREEPIK)
Habbatussauda bisa dikombinasikan dengan herba asli Nusantara. (FREEPIK)

RADAR TULUNGAGUNG – Konsep hidup sehat ala Nabi Muhammad SAW kembali dibahas dalam forum ilmiah. Khususnya penggunaan habbatussauda.

Konsultan Herbalis dan Praktisi Thibbun Nabawi, Musriyanti, menegaskan bahwa pengobatan Islami bisa dipadukan dengan kekayaan herba Nusantara, termasuk habbatussauda yang sudah dikenal luas sebagai salah satu obat sunnah.

Baca Juga: Mahasiswa UMM Ajak Warga Desa Kasreman Tulungagung Lawan Hipertensi Lewat Edukasi dan Minuman Herbal Alami,

Pemaparan ini disampaikan Musriyanti dalam webinar Pusat Riset Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Kamis (21/8), yang mengangkat tema etnomedisin.

Menurut Musriyanti, kesehatan dalam Islam tidak hanya menyangkut tubuh, tetapi juga pikiran dan ruhani.

“Dalam Islam, sehat adalah bagian dari ibadah. Kita wajib yakin bahwa Allah SWT adalah satu-satunya penyembuh, sementara dokter dan obat hanyalah sarana,” ujarnya.

Baca Juga: Tanaman Liar di Tulungagung dengan Segudang Manfaat, Ada 3 Jenis yang Kerap Dianggap Gulma, Padahal Bisa Dijadikan Herbal

Ia menambahkan, Rasulullah SAW sepanjang hidupnya hanya dua kali mengalami sakit berat. Para sahabat pun dikenal jarang sakit karena menerapkan pola hidup sehat yang sederhana, bersih, dan seimbang.

Musriyanti menjelaskan, pengobatan ala Nabi identik dengan beberapa herba sunnah seperti habbatussauda, madu, zaitun, dan siwak.

Namun, dalam konteks Indonesia, tanaman lokal seperti jahe merah, temulawak, daun kelor, dan kunyit juga bisa dikombinasikan.

Baca Juga: Polo Kependem: Tanaman Herbal Sederhana dengan Segudang Khasiat

“Habbatussauda sekarang sudah hadir dalam bentuk kapsul, minyak, maupun suplemen modern yang terstandar dan bersertifikat halal. Ini memudahkan masyarakat untuk mengonsumsinya,” jelasnya.

Dalam paparannya, Musriyanti merinci tiga rukun sehat menurut Thibbun Nabawi:

1. Meyakini bahwa Allah adalah penyembuh utama.

2. Mengonsumsi makanan halal dan thayyib (baik dan menyehatkan).

3. Menjalani gaya hidup sehat sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Selain penggunaan herbal, Musriyanti memperkenalkan metode diagnosa ringan melalui telapak tangan dan jari.

Baca Juga: Ingin Hidup Sehat ala Herbal? Warga Tulungagung bisa Coba Ramuan Ajaib Daun Sirsak dengan Segudang Manfaat

Cara ini membantu mengenali kondisi organ tubuh sejak dini tanpa harus langsung ke fasilitas medis.

"Detoksifikasi dengan herbal tertentu juga bisa dilakukan, misalnya madu multiflora dan ramuan alami lain, untuk membersihkan racun dari dalam tubuh sebagai langkah awal penyembuhan," katanya.

Baca Juga: Terbukti Ampuh, Inilah 7 Tumbuhan Herbal Rahasia untuk Rambut Sehat Alami

Di akhir sesi, Musriyanti menekankan bahwa pendekatan pengobatan Islami harus berlandaskan tiga hal: ilmiah, alamiah, dan ilahiah.

Dengan menjadikan gaya hidup Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dan menggabungkan habbatussauda dengan herba Nusantara, masyarakat diyakini bisa menjaga kesehatan secara mandiri, aman, dan sesuai syariat. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#nabi muhammad saw #Habbatussauda #Thibbun Nabawi