Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lembut dan Penuh Topping, Martabak Manis Menyimpan Kalori Tinggi, Berapa Batas Aman Mengonsumsinya?

Mohammad vicky avanda zilmy • Sabtu, 27 September 2025 | 19:49 WIB

Martabak manis adalah salah satu jajanan populer di Indonesia yang selalu jadi favorit, terutama saat malam hari.
Martabak manis adalah salah satu jajanan populer di Indonesia yang selalu jadi favorit, terutama saat malam hari.

RADAR TULUNGAGUNG - Martabak manis adalah salah satu jajanan populer di Indonesia yang selalu jadi favorit, terutama saat malam hari.

Rasanya yang manis, lembut, dan penuh topping membuat banyak orang sulit menolaknya. Namun, di balik kenikmatannya, martabak manis ternyata menyimpan jumlah kalori yang cukup tinggi.

Bagi kamu yang sedang menjaga berat badan atau pola hidup sehat, penting untuk mengetahui berapa kalori martabak manis dan bagaimana cara menikmatinya tanpa rasa bersalah.

Baca Juga: Martabak Manis vs Martabak Telur: Duel Kuliner Legendaris yang Bikin Lidah Ketagihan

Kalori martabak manis tergantung dari ukuran dan topping yang digunakan. Berikut perkiraan kalori martabak manis:

Martabak manis biasa (tanpa topping tambahan): sekitar 300 – 400 kalori per potong.

Martabak manis dengan topping cokelat, keju, kacang: bisa mencapai 500 – 600 kalori per potong.

Martabak manis full topping (cokelat, keju, kacang, susu kental manis): bisa lebih dari 3.000 kalori untuk satu loyang penuh.

Bayangkan, satu loyang martabak manis bisa setara dengan kebutuhan kalori harian orang dewasa!

Faktor yang Membuat Kalori Martabak Manis Tinggi

1. Tepung terigu dan gula – bahan utama adonan yang mengandung karbohidrat tinggi.

2. Mentega atau margarin – memberikan rasa gurih sekaligus menambah lemak jenuh.

Baca Juga: Bikin Hangat dan Mengenyangkan Perut, Inilah Kuliner Khas Tulungagung yang Hanya Bisa Ditemui di Malam Hari

3. Topping berlapis – cokelat, keju, kacang, dan susu kental manis membuat kalori semakin melonjak.

Apakah Martabak Manis Boleh Dimakan Saat Diet?

Boleh, asal tetap memperhatikan porsinya. Sesekali menikmati martabak manis tidak masalah, tetapi jangan terlalu sering.

Kamu bisa membagi satu loyang bersama teman atau keluarga agar tidak berlebihan.

Tips Menikmati Martabak Manis Lebih Sehat

Pilih martabak dengan topping secukupnya (misalnya hanya keju atau kacang, tanpa susu berlebih).

Batasi porsi, cukup 1–2 potong saja.

Kombinasikan dengan minuman tanpa gula seperti air putih atau teh tawar.

Imbangi dengan aktivitas fisik, misalnya olahraga ringan setelah menikmatinya.

Baca Juga: Ayam Lodho Khas Tulungagung, Kuliner Tradisional yang Menggugah Selera, Ini Kunci Kelezatannya

Martabak manis memang lezat, tetapi jumlah kalorinya cukup tinggi.

Satu loyang martabak bisa mengandung ribuan kalori, terutama jika ditambah banyak topping. Untuk tetap sehat, bijaklah dalam mengatur porsi dan frekuensi makan martabak manis.

Ingat, makanan ini lebih nikmat jika dinikmati bersama orang lain, bukan dimakan sendirian dalam jumlah banyak. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#kalori berlebih #makanan manis #makanan favorit #martabak