Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kiat Bisnis Ala Eko: Melihat Pangsa Pasar Dan Memanfaatkan Momentum

W
Penulis: Wawan Susetya❯

 

Photo
Photo

"Dalam bisnis apapun, tentu ada kiat bisnis yang perlu diperhatikan, salah satunya yaitu melihat pangsa pasar dan memanfaatkan momentum," demikian dikatakan oleh Eko, pemuda Desa Baruharjo, Kec. Durenan, Kab. Trenggalek Jawa Timur yang menjalani bisnis MTB atau sepeda gunung.


Advertisement

Misalnya pada saat pandemi Covid-19 menerpa bangsa kita pada tahun 2020-2022, pada saat itu bisnis yang lagi booming yaitu bisnis MTB atau sepeda gunung untuk olah raga. Tujuannya selain untuk menyehatkan badan, juga untuk menguatkan imun dalam tubuh. Itulah sebabnya Eko kemudian melihat pangsa pasar dan berusaha memanfaatkan momentum tersebut dengan melakukan bisnis sepeda gunung atau MTB dengan laris-manis. Harga sepeda tersebut bervariasi, ada yang di bawah Rp 10 juta dan di atas Rp 20 juta. Karena bisnis sepeda gunung nya sukses, Eko yang sudah memiliki 2 orang anak itu juga berpikir merambah bisnis lainnya pula, tetapi sementara ini masih dalam angan-angan.

"Dalam bisnis sepeda gunung atau MTB itu sebenarnya boleh dibilang gampang-gampang susah. Awalnya saya membaca pasar, setelah itu saya berburu, baik melalui medsos maupun teman-teman. Setelah dapat, lalu saya rawat dan lengkapi onderdil yang kurang, sehingga keadaannya menjadi lebih bagus. Setelah itu saya menawarkannya melalui medsos," kata Eko menceritakan.

Dalam berbisnis, Eko selalu memperhatikan tren yang sedang berkembang di masyarakat. Bila yang sedang berkembang atau yang lagi booming di pasaran MTB atau sepeda gunung seperti yang terjadi pada masa pandemi Covid-19, maka dia pun juga menjalani bisnis tersebut. Dengan memperhatikan bisnis yang lagi tren di masyarakat tersebut, ternyata Eko dapat memanfaatkan peluang usaha tersebut dengan baik. Sebaliknya, bila menjalani usaha tetapi tidak mengetahui rambu-rambu mengenai tren bisnis yang sedang berkembang, tentu akan mengalami kerugian.

Advertisement

Selama ini Eko memang berkiprah dengan menekuni jual-beli sepeda gunung atau MTB terutama ketika eksis pada masa pandemi tahun 2020-2022 lalu.  Meski sekarang ini pasaran masih lesu, tapi bila ada yang mencari MTB atau sepeda gunung, ia siap melayaninya.  Tentu, hal itu merupakan hobby yang menguntungkan karena bisa mendapatkan pundi-pundi yang lumayan banyak.

Dalam melakukan usahanya di bidang jual-beli sepeda gunung itu, Eko selama ini menggunakan nomor rekening Bank BRI dengan berbagai macam fasilitasnya terutama untuk melakukan transaksi bisnisnya. Ada kalanya ia juga melibatkan dua orang saudaranya dalam menjalankan bisnisnya itu.

Eko menjalani hidupnya sehari-hari dengan menjalin pergaulan dan persahabatan yang cukup luas. Dan, dari pergaulannya itu ia semakin memiliki kedewasaan  dalam berpikir kritis terutama mengenai keagamaan. Bukan hanya dekat dengan komunitas Maiyah yang diasuh budayawan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun saja, tetapi juga senang mendengarkan kajian Ustadz Adi Hidayat, Gus Muwaffiq, Gus Baha (KH Bahaudin Nursalim) hingga Ustadz Felix dan sebagainya. Dengan banyak menelaah berbagai kajian keagamaan itu seolah-olah Eko hendak berusaha menawarkan cara keberagamaan yang lebih baik dan memberikan kemaslahatan di masyarakat dengan cara berpikir yang benar, baik dan indah. Artinya Eko menghendaki bahwa cara beragama itu bukan hanya melakukan hal-hal yang bersifat rutinitas seperti yang selama ini saja, tetapi juga diharapkan mengkaji ilmu-ilmu yang mendalam yang penuh dengan nilai-nilai yang esensial dan islami. ()

Advertisement
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer