Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Meski Kecil, Keris Ini Menjadi Pegangan Wajib Putri Raja, Ternyata Ini Keistimewaannya

Sandy Sri Yuwana • Senin, 17 Maret 2025 | 06:46 WIB

Salah satu keris cundrik di masyarakat. (ISTIMEWA)
Salah satu keris cundrik di masyarakat. (ISTIMEWA)

RADAR TULUNGAGUNG - Cundrik adalah salah satu dapur keris yang cukup terkenal dari masa ke masa. Mengapa? Karena Cundrik memiliki beberapa kekhususan.

Cundrik merupakan keris berukuran khusus. Yakni berukuran kecil sampai sedang. Panjangnya sekitar 20 sentimeter, malah banyak juga yang panjangnya kurang dari itu.

Baca Juga: Namanya Mirip Tokoh Komik, Keris dengan Pamor Ini Konon Bisa Membersihkan Rumah Angker

Karena ukurannya yang kecil cundrik biasanya dibawa ke mana-mana oleh pemiliknya. Cukup disematkan secara tersembunyi. Ada yang menyebut sebagai keris saku.

Kekhususan lainnya, zaman dulu cundrik adalah pusaka paa wanita elit. Putri Raja pasti nyengkelit cundrik.

Baca Juga: Pamor Keris Satu Ini Bisa Dikatakan Untung-untungan Bisa Terwujud, Kok Bisa?

Para abdi dalem wanita umumnya senantiasa membawa cundrik. Lebih khusus lagi, cundrik akan selalu melekat pada para prajurit wanita.

Selain untuk senjata, cundrik bagi wanita di zaman dahulu, juga sebagai simbol status sosial.

Baca Juga: Suda Ada Sejak Era Kabudhan, Keris Dapur Ini Bisa Jadi Pegangan Bagi para Prajurit, Konon Bisa Menghilang Secara Tiba-Tiba

Pada sekitar tahun 1825 ada panglima perang puteri, bernama RA Retno Kustiyah. Dalam medan tempur berjuluk Nyi Ageng Serang.

Dia memimpin berbagai pertempuran di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta, melawan penjajah Belanda.

Baca Juga: Lenyap Sejak Abad ke-16, Inilah Keris Andalan Adipati Jipang Arya Penangsang

Pada perang Diponegoro, Nyi Ageng Serang bertindak sebagai penasihat perang. Namun juga masih aktif di medan laga.

Dikisahkan dalam usia senja Nyi Ageng Serang memimpin pasukan dengan ditandu. Banyak yang mengisahkan bahwa Nyi Ageng Serang memiliki pusaka sakti berupa cundrik yang selalu terselip di pinggangnya. 

Cundrik mengalami masa kejayaan sejak zaman Majapahit hingga Mataram. Cundrik yang beredar di masyarakat kebanyakan bertangguh Majapahit dan Mataram Islam. Ketika itu cundrik seolah menjadi kebutuhan.

Meskipun cundrik identik sebagai senjata kaum wanita, nyatanya pria pun banyak yang membawa dan mengoleksi cundrik. Selain benda koleksi, cundrik umumnya digunakan sebagai sikep.

Baca Juga: Keris Dapur Brojol Konon Bisa Melancarkan Ibu yang Hendak Melahirkan, Ternyata Ini Keistimewaannya

Bentuknya beraneka ragam. Mulai keris lurus hingga keris-keris luk. Umumnya cundrik berpamor sederhana. Tetapi ada kalanya yang berpamor istimewa.

Cundrik dengan garap yang bagus serta berpamor bagus, apa lagi ditunjang dengan sandangan warangka dan pernak-pernik yang menarik, merupakan pusaka bernilai tinggi.

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#keris cundrik #putri raja #kecil #keris #wanita elit