Template Modul Ajar Kurikulum Merdeka Gratis, Guru PAUD hingga SMA Bisa Langsung Praktik

JAKARTA - Template modul ajar Kurikulum Merdeka menjadi salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan guru untuk mempercepat penyusunan perangkat pembelajaran.
Dalam pelatihan hari keempat yang dibagikan melalui YouTube, pemateri menunjukkan cara menggunakan template Microsoft Word, memanfaatkan ChatGPT untuk merancang kegiatan belajar, serta membuat instrumen asesmen untuk jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK. Materi tersebut dirancang agar guru dapat langsung mempraktikkan penyusunan modul ajar dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Pelatihan itu juga menyediakan panduan kurikulum, contoh tujuan pembelajaran, dan sejumlah format penilaian. Guru dapat mengunduh dokumen melalui tautan yang dibagikan pemateri, kemudian mengeditnya agar sesuai dengan karakteristik siswa dan materi yang akan diajarkan.
Baca Juga: Guru Masih Bingung Menyusun Modul Ajar ? ChatGPT Bisa Membantu, Ini Tahapan Lengkapnya !
Template Modul Ajar untuk Berbagai Jenjang
Langkah pertama yang diperagakan adalah mengunduh template sesuai jenjang pendidikan. Guru PAUD menggunakan dokumen khusus pendidikan anak usia dini, sedangkan guru SD, SMP, SMA, dan SMK dapat memilih template yang disediakan untuk jenjang tersebut.
Setelah dokumen diunduh dalam format Microsoft Word, guru perlu membuka file dan mengaktifkan fitur Enable Editing. Selanjutnya, bagian identitas sekolah, kelas, semester, materi, tujuan pembelajaran, dan jumlah pertemuan dapat disesuaikan.
Pemateri menyarankan guru tidak perlu mengisi seluruh dokumen dari awal apabila bagian tertentu sudah tersedia dalam template. Perhatian dapat diarahkan pada komponen yang memang perlu dikembangkan, terutama pertanyaan pemantik dan kegiatan pembelajaran.
Pendekatan ini membuat penyusunan dokumen lebih terstruktur. Namun, guru tetap harus memeriksa kesesuaian format dengan pedoman yang berlaku di sekolah masing-masing.
Penyusunan Modul Ajar PAUD Berbasis Topik
Untuk pendidikan anak usia dini, pemateri menekankan pentingnya pembelajaran tematik dan integrasi beberapa elemen capaian pembelajaran dalam satu topik.
Salah satu contoh yang diperagakan adalah topik Aku Bangga Jadi Anak Indonesia untuk anak usia lima tahun. Topik tersebut dapat dikembangkan menjadi enam pertemuan dengan kegiatan mengenal Indonesia, Pancasila, lingkungan alam, dan tokoh pahlawan nasional.
Guru dapat meminta ChatGPT memberikan ide kegiatan berbasis buku bacaan dan pendekatan bermain yang bermakna. Instruksi juga dapat mencakup pengembangan kemampuan pramembaca, pramenulis, berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi.



