JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian HAM 2026 mulai 7 Januari.
Pembukaan ini menjadi peluang besar bagi pelamar yang ingin berkarier sebagai ASN, khususnya pada formasi tenaga teknis dan tenaga kesehatan.
Informasi mengenai cara daftar PPPK Kementerian HAM 2026 banyak dicari pelamar, terutama terkait tahapan memilih jenis seleksi dan formasi di portal SSCASN.
Pasalnya, proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online dan membutuhkan ketelitian agar tidak salah memilih jalur.
Seleksi P3K KemenHAM 2026 dibuka sejak 7 Januari hingga 23 Januari 2026.
Pelamar diwajibkan memiliki akun SSCASN Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum memulai proses pendaftaran.
Jenis Seleksi P3K Kementerian HAM 2026
Dalam seleksi tahun ini, KemenHAM membuka dua jenis seleksi PPPK, yakni PPPK Tenaga Teknis dan PPPK Tenaga Kesehatan.
Sementara itu, PPPK Guru belum dibuka pada periode pendaftaran ini.
Pelamar perlu memahami sejak awal jenis seleksi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja masing-masing.
Kesalahan memilih jenis seleksi dapat menyebabkan pendaftaran tidak sesuai kualifikasi.
Unduh Pengumuman dan Syarat Resmi
Sebelum melakukan pendaftaran, pelamar sangat disarankan untuk mengunduh dan membaca pengumuman resmi seleksi PPPK KemenHAM 2026 melalui situs kemenham.go.id.
Di dalam pengumuman tersebut tercantum informasi penting, mulai dari persyaratan umum, persyaratan khusus, hingga format surat lamaran dan surat pernyataan.
Dokumen-dokumen tersebut wajib dipahami dan disiapkan sejak awal agar proses pengisian data di SSCASN berjalan lancar.
Tahapan Login dan Pengisian Biodata di SSCASN
Setelah memiliki akun, pelamar dapat login ke SSCASN BKN.
Tahap pertama yang harus diselesaikan adalah pengisian biodata.
Pengisian biodata harus sesuai dengan dokumen resmi seperti KTP, ijazah, dan transkrip nilai.
Setelah biodata lengkap, sistem akan mengarahkan pelamar ke menu memilih jenis seleksi.
Pada tahap ini, pelamar menentukan apakah akan mendaftar sebagai PPPK Tenaga Teknis atau PPPK Tenaga Kesehatan.
Cara Memilih Formasi P3K Tenaga Kesehatan
Bagi pelamar yang memilih PPPK Tenaga Kesehatan, formasi yang tersedia di KemenHAM 2026 adalah Apoteker Ahli Pertama.
Pelamar wajib memiliki ijazah S1 Farmasi serta sertifikat profesi atau kompetensi apoteker.
Setelah memilih jenis seleksi kesehatan, pelamar akan diarahkan untuk memilih instansi, yakni Kementerian Hak Asasi Manusia.
Selanjutnya, pilih formasi umum, jabatan Apoteker Ahli Pertama, serta lokasi kerja sesuai kebutuhan yang tersedia.
Total kebutuhan apoteker pada seleksi ini hanya dua formasi.
Cara Memilih Formasi PPPK Tenaga Teknis
Untuk P3K Tenaga Teknis, pilihan formasi lebih beragam.
Beberapa jabatan yang dibuka antara lain Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama, Perencana Ahli Pertama, dan Pengelola Layanan Operasional.
Formasi ini terbuka untuk lulusan S1 semua jurusan, D3, maupun jurusan tertentu seperti administrasi negara, manajemen, ekonomi, dan bidang lain sesuai ketentuan.
Setelah memilih jenis seleksi teknis, pelamar memilih instansi KemenHAM, formasi umum, pendidikan yang sesuai, jabatan yang dilamar, serta lokasi kerja baik di unit pusat maupun kantor wilayah.
Penentuan Lokasi Kerja dan Lokasi Tes
Setelah memilih jabatan, pelamar diminta menentukan lokasi kerja sesuai ketersediaan formasi.
Beberapa wilayah memiliki alokasi cukup besar, termasuk kantor wilayah di Pulau Jawa.
Pelamar juga harus memilih lokasi ujian CAT BKN. Lokasi tes dapat disesuaikan dengan domisili agar lebih efisien saat pelaksanaan seleksi kompetensi.
Pengisian Riwayat Kerja dan Finalisasi Pendaftaran
Tahap akhir adalah pengisian riwayat kerja.
Data pengalaman kerja harus relevan dengan jabatan yang dilamar dan sesuai ketentuan minimal pengalaman kerja yang dipersyaratkan dalam pengumuman.
Setelah seluruh data diisi dengan benar, pelamar dapat melakukan finalisasi pendaftaran.
Pelamar diimbau memeriksa ulang seluruh data sebelum mengakhiri proses pendaftaran karena data yang sudah dikunci tidak dapat diubah.
Seleksi PPPK Kementerian HAM 2026 menjadi kesempatan penting bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai ASN.
Dengan memahami alur dan cara daftar PPPK Kementerian HAM 2026 secara benar, peluang lolos seleksi dapat dimaksimalkan.
Editor : Eka Putri Wahyuni