RADAR TULUNGAGUNG - Puasa Ramadan 2026 tinggal menghitung hari. Seiring semakin dekatnya bulan suci, informasi mengenai jadwal libur sekolah Ramadan 2026 mulai banyak dicari masyarakat, khususnya para orang tua dan siswa.
Pemerintah pun telah menetapkan skema pembelajaran selama Ramadan tahun ini melalui rapat tingkat menteri.
Berdasarkan informasi resmi dari laman Kemenko PMK, pengaturan pembelajaran selama Ramadan 2026 difokuskan pada penguatan nilai keagamaan, pembentukan karakter, serta tetap menjamin hak belajar peserta didik secara seimbang.
Artinya, jadwal libur sekolah Ramadan 2026 tidak sepenuhnya diisi dengan hari libur, melainkan tetap ada pola pembelajaran yang disesuaikan.
Penetapan ini diputuskan dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, pada Kamis, 5 Februari 2026, di kantor Kemenko PMK.
Rapat tersebut menyepakati skema pembelajaran resmi yang berlaku secara nasional selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Skema Pembelajaran Selama Ramadan 2026
Mengacu hasil RTM, pemerintah menetapkan beberapa tahapan kegiatan belajar mengajar selama Ramadan.
Pertama, pembelajaran di luar satuan pendidikan atau belajar mandiri dilaksanakan pada 18 hingga 20 Februari 2026.
Skema ini memberi ruang bagi siswa untuk melakukan aktivitas pembelajaran berbasis keluarga, keagamaan, dan penguatan karakter di rumah.
Kedua, pembelajaran tatap muka di sekolah tetap berlangsung mulai 23 Februari hingga 16 Maret 2026.
Namun, pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi Ramadan, seperti pengurangan durasi jam pelajaran dan penekanan pada pendidikan karakter serta kegiatan keagamaan.
Ketiga, libur pasca Ramadan ditetapkan pada 23 hingga 27 Maret 2026. Periode ini menjadi waktu istirahat siswa setelah menjalani rangkaian ibadah puasa dan perayaan Idulfitri.
Sementara itu, berdasarkan perkiraan dari Kementerian Agama, awal Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026.
Penetapan resmi tetap menunggu sidang isbat, namun kalender pendidikan di sejumlah daerah sudah menyesuaikan dengan tanggal tersebut.
Perbedaan Jadwal Libur Awal Puasa di Berbagai Daerah
Selain skema nasional, masing-masing pemerintah daerah juga menetapkan kebijakan tambahan terkait libur awal puasa.
Di Jakarta, mengacu pada kalender pendidikan dari Dinas Pendidikan DKI, libur sekolah diberikan sehari sebelum puasa hingga dua hari pertama Ramadan.
Sementara itu, di Provinsi Jawa Timur, berdasarkan kalender pendidikan yang dirilis Dinas Pendidikan setempat, pola libur juga menyesuaikan awal Ramadan dengan durasi yang relatif singkat di hari-hari pertama.
Berbeda lagi dengan Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan kalender pendidikan daerah tersebut, libur awal puasa diperkirakan berlangsung pada 19 Februari 2026, bertepatan dengan hari pertama Ramadan.
Adapun di Provinsi Jawa Barat, pemerintah daerah menetapkan libur awal Ramadan pada 20 hingga 21 Februari 2026.
Sedangkan di Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui Dikpora DIY, libur Ramadan dijadwalkan pada 18 hingga 19 Februari 2026.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa meski ada pedoman nasional, implementasi teknis tetap mempertimbangkan kebijakan daerah masing-masing.
Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026
Di luar jadwal libur sekolah Ramadan 2026, pemerintah pusat juga telah menetapkan daftar hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026.
Ketentuan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB.
SKB tersebut bernomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025. Dalam keputusan itu, pemerintah menetapkan hari libur nasional serta cuti bersama, termasuk libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Dengan adanya kombinasi antara kebijakan pembelajaran Ramadan, libur daerah, serta libur nasional dan cuti bersama, orang tua diharapkan dapat menyusun agenda keluarga lebih matang, termasuk rencana mudik Lebaran 2026.
Fokus pada Pendidikan Karakter
Pemerintah menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar periode pengurangan aktivitas belajar.
Justru, bulan suci ini dimanfaatkan untuk memperkuat pendidikan karakter, akhlak, serta nilai spiritual siswa.
Sekolah didorong untuk mengadakan kegiatan seperti pesantren kilat, tadarus Al-Qur’an, bakti sosial, dan kajian keagamaan.
Dengan begitu, keseimbangan antara capaian akademik dan pembentukan karakter tetap terjaga.
Bagi orang tua dan siswa, memahami secara detail jadwal yang telah ditetapkan menjadi penting agar tidak terjadi kesalahan informasi.
Pastikan selalu memantau pengumuman resmi dari sekolah maupun dinas pendidikan setempat.
Dengan semakin dekatnya Ramadan 2026, informasi mengenai jadwal libur dan skema pembelajaran ini dipastikan akan terus menjadi perhatian utama masyarakat.***
Editor : Vidya Sajar Fitri