TKA SD/MI 2026, 5 Soal Matematika Ini Bikin Keliru, Nomor 3 Wajib Dicermati !

JAKARTA - TKA SD/MI 2026 menjadi perhatian siswa yang akan menghadapi asesmen akademik, khususnya pada mata pelajaran Matematika.
Dalam simulasi resmi yang dibahas melalui kanal edukasi, terdapat sejumlah model soal yang menguji kemampuan pecahan, persen, perbandingan, satuan berat, hingga logika sederhana. Dari 30 soal yang tersedia, pembahasan awal menunjukkan beberapa soal berpotensi membuat siswa keliru jika terburu-buru membaca informasi.
Simulasi tersebut mengacu pada soal yang disebut berasal dari laman Pusat Asesmen Pendidikan. Matematika wajib untuk jenjang SD sederajat memiliki alokasi waktu 75 menit dengan total 30 soal.
Pembahasan dalam video tersebut baru mencakup soal nomor 1 sampai 5. Setiap soal dikerjakan dengan langkah perhitungan sederhana agar siswa memahami konsep, bukan sekadar menghafalkan jawaban.
Soal Pecahan dan Persen Jadi Tantangan
Pada soal nomor 1, siswa dihadapkan pada operasi hitung yang menggabungkan persen, bilangan desimal, bilangan bulat, dan pecahan. Kunci pengerjaannya adalah mengubah bentuk persen dan desimal menjadi pecahan terlebih dahulu.
Misalnya, 120 persen diubah menjadi 120/100, sedangkan 0,75 menjadi 75/100. Setelah pecahan disederhanakan, seluruh penyebut kemudian disamakan sebelum operasi penjumlahan dan pengurangan dilakukan.
Pembahasan tersebut menghasilkan jawaban 11/30. Model seperti ini menuntut siswa memahami urutan operasi sekaligus kemampuan menyederhanakan pecahan.
Soal nomor 2 menguji penerapan persen dalam situasi sehari-hari. Ceritanya berkaitan dengan toko buku yang memberikan diskon 10 persen menjelang tahun ajaran baru.
Diketahui harga buku komik Rp24.000. Harga buku gambar merupakan setengah harga buku komik atau Rp12.000, sedangkan buku tulis seharga 0,75 kali harga buku komik atau Rp18.000.
Total harga keduanya mencapai Rp30.000. Setelah mendapat diskon 10 persen, jumlah yang harus dibayar menjadi Rp27.000.



