NASIONAL - Mungkin dari masyarakat sebagian masih asing dengan penyebutan kota Konstantinopel.
Konstantinopel merupakan sebuah kota yang dulunya menjadi tempat utama peradaban Bangsa Yunani. Saat sekarang ini adalah kota Istanbul, Turki.
Letak geografis dari Kota konstantinopel sendiri memiliki bagian sebelah barat dan timur diapit oleh benua Asia dan Romawi Timur pada peta tahun 650 masehi.
Diapit oleh dua lautan, sebelah utara laut hitam sebelah Utara dan laut marmara berada di sebelah selatan Kota konstantinopel.
Pengambilan nama konstantinopel sendiri diambil dari nama kaisar penguasanya, yaitu Kaisar Constantine.
Kota konstantinopel atau sekarang yang akrab disebut dengan kota Istanbul, merupakan sebuah kota yang memiliki segudang sejarah dan dikenal sebagai kota yang sangat Indah dari zaman Romawi Kuno.
Peradaban Kota konstantinopel juga merupakan sebuah peradaban Kota terindah dan menjadi kota terkaya sepanjang sejarah peradaban dunia.
Napoleon Bonaparte saja mengatakan bahwa kalaulah dunia ini sebuah negara, maka Konstantinopel inilah yang paling layak menjadi ibu kota negara.
Maka Pantas jika kota Konstantinopel menjadi rebutan para sultan dan kaisar pada zaman dahulu untuk dikuasai menjadi wilayahnya.
Lantas berikut keindahan-keindahan dan hal yang patut menjadikan kota ini sebagai rebutan.
Kota Kaya
Sudah jelas bahwa kota Konstantinopel adalah kota dengan peradaban terkaya di dunia sepanjang sejarah.
Keadaan jalan yang sudah diperkeras dengan batuan andesit dan marmer menjadikan kota ini sebagai impian para masyarakat saat itu.
Banyaknya gereja-gereja yang berdiri kokoh juga menjadi tempat ini sebagai tempat yang wisata religius para umat kristen ortodoks atau penganut agama yunani.
Banyak orang kagum dan terheran-heran dengan kota ini. Emas dan perak menghias dinding-dinding gereja.
Dan banyak sekali bangunan-bangunan tinggi yang pada saat zaman itu belum dimiliki oleh wilayah lainnya. Gereja terindah dan termegah pada saat itu, Hagia Sophia berada di Kota Konstantinopel.
Kota Terkuat
Konstantinopel merupakan kota yang terkenal paling kuat, setelah keindahan yang dimiliki oleh kota itu.
Kekuatan militer yang dimiliki oleh kota itu menjadikan armada laut mereka kuat dan hebat ditambah dengan kecanggihan alat tempur yang mereka miliki.
Selain itu, pada sekeliling kota tersebut dibangun benteng-benteng tinggi dan parit untuk menjaga kota tersebut dari serangan lawan mereka.
Benteng yang berada di sepanjang kota wilayah kota tersebut dengan memiliki ketinggian 18 meter yang telah berdiri kokoh sejak tahun 300 sampai tahun 1453 setelah penaklukan kota konstantinopel oleh umat islam, selain itu juga terdapat arit yang terletak di bagian luar benteng itu dengan lebar parit sepanjang 20 meter dan memiliki kedalaman 10 meter.
Pada perbatasan laut kota konstantinopel juga telah dipasangi sebuah rantai besar sehingga menyebabkan para kapal-kapal tidak ada yang dapat masuk ke kota tersebut.
Rasulullah yang telah mengabarkan kepada para sahabat dan umatnya bahwa konstantinopel dan romawi akan ditaklukan oleh islam
Berita akan terjadi penaklukkan kota konstantinopel dan kota romawi telah dikabarkan oleh rasulullah ketika terjadi perang uhud pada masa itu. Rasulullah mengatakan Konstantinopel akan ditaklukan oleh umat islam dan penakluk tersebut merupakan pasukan terbaik saat itu.
Hadits tersebut ada ketika ada seseorang bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasul, mana yang lebih dahulu jatuh ke tangan kaum muslimin, Konstantinopel atau Roma?” Rasulullah menjawab, “Kotanya Heraklius (Konstantinopel). Hadits ini telah diriwayatkan Ahmad dan tertulis pada sirah Ibnu Ishaq
Serta telah ada juga Hadits Riwayat Ahmad yang mengatakan , “Sesungguhnya akan dibuka kota Konstantinopel, sebaik-baik pemimpin adalah yang memimpin saat itu, dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan perang saat itu.”
Maka sejak saat itu pula banyak dari kalangan para sahabat berusaha untuk menaklukan kota Konstantinopel. Berikut beberapa Sahabat Rasulullah yang berusaha menaklukkan kota konstantinopel : Abu Ayyub Al Anshari pada tahun 674 pada masa bani Umayyah, Maslamah Bin Abdul Malik, tahun 717 masa khalifah Bani Umayyah, Harun Al Rasyid, tahun 811 masa khalifah Bani Abbasiyyah, Sultan Beyazin I, tahun 1396 masa khalifah Bani Abbasiyyah
Mereka semua gagal. Pada akhirnya Kota Konstantinopel berhasil ditaklukkan pada tahun 1453 pada masa kekhalifahan Sultan Mehmed II atau bernama Asli Muhammad Al Fatih.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra