BLITAR - Penetapan daftar calon tetap (DCT) Kota Blitar tinggal menghitung hari. Berdasarkan pengawasan terdapat satu bakal calon legislatif (bacaleg) yang mengundurkan diri.
Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H) Bawaslu Kota Blitar, Sarwi Ruci. Pengunduran diri tersebut terjadi beberapa waktu lalu sejak proses pencermatan DCT Kota Blitar.
“Kalau alasannya kami kurang faham, yang tau jelas adalah komisi pemilihan umum (KPU) selaku yang melakukan pendataan terkait DCT, Kota Blitar,” katanya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Rabu (1/11/2023).
DCT Kota Blitar, lanjut dia, akan ditetapkan 3 November dan diumumkan pada 4 November. Berdasarkan pengawasan Bawaslu, dari dokumentasi yang diberikan oleh partai politik ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak ada yang menyalahi aturan. Artinya, sampai kini semua caleg yang melakukan administrasi sudah sesuai.
Bawaslu melakukan pengawasan sejak caleg mengumpulkan maupun melakukan perubahan pada administrasi. Pengawasan melalui aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (SILON) KPU. Jika ada yang mengubah administrasi bawaslu juga bekerja sama dengan KPU untuk melakukan pengawasan. “Ketika mereka mengumpulkan administrasi kami juga ada di sana,” imbuhnya.
Kini, ada 284 caleg yang sudah terdata. Jelang penetapan DCT Kota Blitar biasanya terjadi kerawanan pada pekerjaan calon. Apakah sudah sesuai dan tidak menyalahi aturan perundang-undangan.
Selain itu, terkait administrasi yang kurang sesuai dengan PKPU. Sedangkan perubahan yang dilakukan biasanya terkait nomor urut calon. “Sejauh ini di Kota Blitar semua sudah sesuai aturan, semoga sampai penetapan DCT Kota Blitar hingga pemilu semua berjalan lancar,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Blitar Choirul Umam membenarkan bahwa ada salah satu calon legislatif yang mengundurkan diri. Namun, KPU belum bisa memberikan penjelasan detail dari parpol mana caleg tersebut. “Ya, ada satu yang mengundurkan diri. Dari DCS (daftar calon sementara) berjumlah 285 calon, di DCT menjadi 284 calon,” ungkapnya. (ink/sub)
Editor : Doni Setiawan