Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Desa Joho, Kalidawir Paling Moncer di Sektor Pengolahan Keripik Gadung

A
Penulis: Anggi Septian A.P.❯
GURIH:  Keripik  gadung  menjadi salah satu  produk  unggulan  Desa Joho.
GURIH: Keripik gadung menjadi salah satu produk unggulan Desa Joho.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Joho, Kecamatan Kalidawir, mendapatkan predikat Desa Mandiri dengan penuh perjuangan. Misalnya, melalui sektor pembangunan desa, penggunaan anggaran desa yang tepat, dan terus meningkatkan kinerja pemdes. Menurut Kepala Desa Joho H. Achmad Nurroini, desa yang menyandang predikat Desa Mandiri merupakan desa yang memiliki akses yang mudah dijangkau menuju pasar, sekolah, dan mempunyai taraf perekonomian yang maju. Pemdes Joho menyandang predikat Desa Mandiri sejak akhir 2022, dari sebelumnya memiliki predikat Desa Berkembang. Salah satu potensi terbesar di wilayah Desa Joho adalah keterampilan turun temurun di tengah masyarakat Dusun Ngampel dan Ngrejo.


Advertisement

Mayoritas masyarakat memiliki keterampilan mengolah gadung menjadi keripik yang lezat dan gurih. Dari potensi itu, Desa Joho dikenal sebagai penghasil keripik gadung terbesar di wilayah Kecamatan Kalidawir. “Desa Joho menjadi sentra komoditas keripik gadung terbesar dan layak ke depannya dijadikan sebagai ikon Desa Joho,” ujar Kades Joho. Hingga saat ini, Desa Joho menerima suplai gadung segar dari berbagai daerah, seperti Magetan, Pati, hingga Blitar.

Warga Joho sedang mengupas Unbi Gadung untuk kemudian diolah
Warga Joho sedang mengupas Unbi Gadung untuk kemudian diolah

Setiap hari ada 2 truk pengangkut gadung segar dengan kapasitas 6-7 ton yang datang ke Desa Joho. Bahan dasar keripik gadung itu langsung dikirim ke masing-masing warga yang memiliki usaha produksi keripik gadung. Yayuk Rahmawati, salah satu pelaku usaha keripik gadung, mengatakan, dalam produksi keripik gadung, bahan dasar gadung harus dalam kondisi segar. Gadung segar harus segera diolah menjadi gadung yang siap goreng. Dalam produksi keripik gadung yang terpenting adalah tahap pencucian harus bersih.

Selain itu, dalam pemilihan dan masa panen bahan dasar gadung segar, juga ada bulan tertentu untuk menghasilkan keripik gadung yang berkualitas. “Dalam satu kuintal bahan dasar gadung segar bisa menghasilkan 15 kg gadung siap goreng,” jelasnya. Saat ini, penjualan keripik gadung dari Desa Joho sangat luar biasa pesat. Saat ini sistem penjualannya secara mandiri, ada juga yang melalui pengepul, juga ada pembeli lokal maupun luar kota, seperti Salatiga, Surabaya, Jombang. Biasanya pembeli luar kota berdatangan langsung. Bahkan hasil keripik gadung ini juga sering dikirim ke Korea dan Taiwan.

Proses penjemuran Umbi Gadung
Proses penjemuran Umbi Gadung

Potensi ini juga menjadi target Pemdes Joho, terutama dalam kolaborasi dengan BUMDesa Joho Bersinar. “Terutama dalam finishing kemasan produk asli desa ini, karena sampai saat ini keripik gadung dari Desa Joho hanya dikemas polosan, lalu oleh para pembeli dijual lagi,” jelas Achmad Nurroini. Masalah modal produksi keripik gadung juga menjadi tantangan. Harapannya, potensi produksi keripik gadung bisa dilirik Pemerintah Kabupaten Tulungagung, sehingga bisa saling sinergi antara Pemdes Joho dengan dinas terkait.

Tujuannya untuk mengembangkan potensi produksi keripik gadung, sehingga bisa menjadi eduwisata keripik gadung. “Harapannya potensi unggulan bisa terdengar sampai ke mancanegara,” harap Kades Joho. Selama ini, Desa Joho terkenal dengan potensi keripik gadung yang sangat luar biasa. Sebab, umbian gadung segar itu tanaman beracun dan masyarakat Desa Joho bisa mengolah menjadi keripik gadung yang berkualitas. (rin/ynu)

Advertisement

Artikel Terkait

Membiasakan Anak Makan Ikan Dimulai dari Rumah, Kader PKK Didorong Jadi Penggerak

Membiasakan Anak Makan Ikan Dimulai dari Rumah, Kader PKK Didorong Jadi Penggerak

Membiasakan anak mengonsumsi ikan tidak cukup dilakukan melalui kampanye atau sosialisasi sesaat. Peran keluarga dalam mengenalkan dan menyajikan ikan sebagai menu sehari-hari menjadi salah satu kunci agar kebutuhan gizi

Tekan Stunting Kewat Gemar makan Ikan 304 Kader PKK Tulungagung ikuti Sosialisasi

Tekan Stunting Kewat Gemar makan Ikan 304 Kader PKK Tulungagung ikuti Sosialisasi

Konsumsi ikan masih tergolong rendah. Sepanjang 2025, angkanya baru mencapai 11,518 kilogram per kapita per tahun.

Penanganan 15 Titik Longsor JLS Tulungagung Dimulai, Petugas Sisir Material Batu di Badan Jalan

Penanganan 15 Titik Longsor JLS Tulungagung Dimulai, Petugas Sisir Material Batu di Badan Jalan

Penanganan belasan titik longsor tebing di kawasan Jalan Lintas Selatan (JLS) Lot 1A (Brumbun-Sine) mulai dilakukan Selasa (3/11) pagi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer