Minggu, 15 Sep 2019
radartulungagung
icon featured
Tulungagung
Kesehatan

Waspadai Air Sumur Mengandung Fe dan Mn

10 Juli 2017, 09: 33: 54 WIB | editor : Andrian Sunaryo

Seputar Sumur yang Patut Diwaspadai

Seputar Sumur yang Patut Diwaspadai (Hendra Novias/Radar Tulungagung)

Waspada pada musim kemarau jika menggunakan air sumur untuk dikonsumsi. Pasalnya hasil uji petik Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, diketehui jika air di daerah Tulungagung mengandung kandungan Fe (zat besi) dan Mn (zat mangan) masih tinggi. Dengan kandungan logam tersebut akan membahayakan kesehatan.

Informasi didapat dari Dinkes Tulungagung, rata-rata kualitas air tanah di Tulungagung sudah dalam kualitas baik dan aman dikonsumsi. Namun terdapat kandungan Fe dan Mn masih tinggi. Meskipun kandungan masih di bawah batas ambang aman, warga harus peduli dengan kualitas air yang diminum.

“ Saat mencuci pakaian menjadi kuning itu bukti kalau ada kandungan Fe dan Mn. Air tersebut sebenarnya aman untuk dikonsumsi namun harus diolah lebih dulu agar kita lebih yakin itu aman,” ungkap Kasi Kesehatan Lingkungan Dinkes Tulungagung Agus Priatno.

Menurut dia, rata-rata ke dalam sumur masyarakat Tulungagung adalah berkisar 10 - 15 meter. Pada kedalaman itu ditemukannya kandungan Fe dan Mn. Logam tersebut banyak mengendap di dasar sumur.

Tentu pada saat musim penghujan air akan melimpah dan kandungan logam mengendap di dasar. Saat musim kemarau air tinggal sedikit dan saat air ditimba maka akan terambil air didasar sumur yang mengandung kandungan logam tersebut. Oleh sebab itu pada musim kemarau harus diolah terlebih dahulu.

Dia mengatakan, air yang baru ditimba jangan langsung dimasukkan panci untuk dimasak. Air harus terlebih dahulu ditampung di ember atau gentong terlebih dahulu. Begitu ember atau gentong sudah penuh air dibiarkan terlebih dahulu lalu air di permukaannya diambil untuk dimasak dengan hal ini logam tidak tercampur karena mengendap didasar gentong.

“ Untuk menjamin keamanan minuman masyarakat juga bisa membeli alat filter air yang banyak dijual di masyarakat yang harga sudah cukup murah,” ucapnya.

Solusi lain, yakni dengan membuat sumur bor. Sumur bor memiliki kedalaman lebih dari 15 meter. Kedalaman tersebut telah menembus lapisan kedap air sehingga air yang didapat murni tanpa tercemar limbah atau logam yang telah disebutkan.

Dia mengaku, telah mengecek kualitas air sumur bor di daerah Kecamatan Campurdarat, di mana hasil laboratorium air tersebut logam yang disebutkan di atas tidak ditemukan bahkan bebas bakteri E-coli.

Dan perlu diketahui zat Fe yang tertimbun banyak di tubuh dapat merusak dinding usus, terjadinya iritasi pada mata dan kulit. Sedangkan Mn dapat merusak jaringan pernafasan dan otak yang bisa membuat IQ anak menurun. (c1/din)

(rt/did/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia