Rabu, 22 May 2019
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Asyik Nonton Timnas Indonesia, Gudang Terbakar Rugi Rp 300 Juta

24 Juli 2017, 21: 18: 54 WIB | editor : Didin Cahya FS

LUDES : Petugas berusaha memadamkan si jago merah yang telah melalap gudang milik H Khomsul.

LUDES : Petugas berusaha memadamkan si jago merah yang telah melalap gudang milik H Khomsul. (Siti Nurul Lailil Ma'rifah/RATU)

 TULUNGAGUNG – H Khomsul, warga Kelurahan Sembung, Kecamatan Tulungagung, tak mengira mendapatkan  petaka. Di saat asyik nonton sepak bola antara timnas Indonesia melawan Thailand di salah satu televisi swasta, kemarin ( 24/7). Justru gudang kayu jati yang berada di belakang rumahnya tersebut ludes terbakar.

Diduga kobaran api yang sempat membuat warga sekitar lokasi kejadian panik itu, dipicu korsleting listrik. Ditaksir kerugian kebakaran hingga mencapai Rp 300 juta, pasalnya gelondongan kayu jati sudah menjadi arang.                                   

“ Awalnya tetangga belakang pak haji Khomsul yang mengetahui. Terus beliau langsung memberitahu kami yang kebetulan sedang nonkrong di depan sana. Dan langsung, kami infokan ke pak haji,” ungkap salah seorang saksi, Rudi.

Dia mengaku, jika peritiwa sekitar pukul 20.30. Bermula  dari beberapa warga sekitar yang mencium bau terbakar dan tak begitu lama melihat kobaran api melalap gudang kayu milik H Khomsul. Tak pelak warga langsung memanggil H Khomsul yang saat itu sedang melihat tayangan sepak bola antara Indonesia melawan Thailand dan memberitahukan jika gudang yang berada tepat di belakang rumahnya terlihat menyala, karena api sudah mulai membesar.

Sontak, setelah diberi informasi tersebut, H Khomsul langsung berlari membuka pintu gudang untuk berusaha menyelamatkan mobilnya yang saat itu kebetulan sudah diparkirkan di gudang.

Sementara itu, beberapa warga mencoba menghubungi petugas pemadam kebakaran dan beberapa lainnya mencoba memadamkan dengan alat seadanya.“ Beruntung api belum sempat menjalar kedepan. Jadi mobilnya selamat. Tapi gudang yang berisi koleksi kayu jati ludes terbakar,” ungkapnya.

Kepala Satpol PP Tulungagung J. Bagoes Koentjoro melalui Kabid Pemadam Kebakaran Rakidi mengatakan, kebakaran gudang milik H Khomsul ini menambah daftar panjang kebakaran di Tulungagung dari Januari hingga Juli mencapai 27 peristiwa.

Bahkan kebakaran kali ini membutuhkan waktu kurang lebih dua jam untuk bisa menjinakkan api, mengingat yang terbakar merupakan kayu yang mudah terbakar.

“Untuk Tulungagung sampai hari ini (kemarin) mencapai 27 peristiwa. Tak pelak sangat dibutuhkan kewaspadaan selain itu bagi pemangku wilayah harus lebih memperhatikan warganya agar peristiwa tersebut bisa segera diatasi,” katanya.

(rt/lai/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia