Rabu, 19 Sep 2018
radartulungagung
icon featured
Blitar

Masuk Polres Blitar Kota, Harus Lepas Jaket

Senin, 14 May 2018 19:31 | editor : Ridha Ervina

 Sejumlah polisi  mengecek barang bawaan pengunjung yang masuk ke Polres Blitar Kota, kemarin

 Sejumlah polisi  mengecek barang bawaan pengunjung yang masuk ke Polres Blitar Kota, kemarin (Noormalady usman/radar blitar)

BLITAR KOTA- Penjagaan dan pemeriksaan pengunjung di Mapolres Blitar Kota diperketat paska insiden bom di Mapolrestabes Surabaya kemarin (14/5) pagi. Tak hanya pengunjung yang membawa barang digeledah,  kendaraan selain milik anggota harus diparkir di luar.

Dari pantauan koran ini sekitar pukul 09.30 kemarin, dua polisi bersenjata lengkap dan pemegang metal detector  mengecek pengunjung di luar gerbang. Selain itu di balik gerbang dua anggota memeriksa tas dan barang bawaan pengunjung.

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar melalui KBO Sabhara Iptu Sukono  mengakui bahwa penjagaan di Polres Blitar Kota memang diperkatat. Itu sebagai bentuk kesiagaan polisi paska terjadinya terror bom di Polrestabes Surabaya tadi pagi (kemarin, Red). “Ya, memang instruksi kapolres untuk tetap siaga penuh, dan memperketat pemeriksaan terhadap pengunjung dan masyarakat yang masuk di Mapolres Kota Blitar,” ujarnya.

Tak hanya sekadar memeriksa dan mengecek barang bawaan pengunjung, lanjut Sukono, tapi kendaraan milik pengunjung juga harus diparkir di luar Polres. Selain itu pengunjung diharuskan untuk melepas jaket saat memasuki kompleks kantor polis. “Ya, untuk kendaraan roda empat dan roda dua harus diparkir di luar dan tidak boleh masuk, dan pengunjung diminta melepeas jaket,” jelasnya.

Menurut dia, penjagaan dan pemeriksaan kepada pengunjung yang akan masuk di Polres Blitar Kota ini sebenarnya sudah setiap hari dilakukan. Namun, memang ada peningkatan dari segi pemeriksaan, sebagai bentuk antisipasi pelaku teror di kantor polisi. “Ini sebenarnya sudah biasa dilaksanakan setiap hari, namun pemeriksaan agak ditingkatkan. Untuk mengantisipasi adanya pelaku teror yang ingin masuk ke polres,” akunya.

Sampai kapan penjagaan ketat diterapkan kepada pengunjung, dirinya belum mengetahui. Karena sesuai dengan instruksi kapolres Blitar Kota bahwa penjagaan markas tidak boleh lengah, karena kondisi saat ini sedang terjadi kondisi darurat. “Saat ini memang kondisinya darurat, makanya pak kapolres meminta agr penjagaan di gerbang markas benar-benar tidak boleh lengah,” ungkapnya. (ady/ziz)

(rt/usm/rid/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia