Jumat, 17 Aug 2018
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Usai di amankan, Para Pegawai Dinas PUPR pun Bertanya-tanya

Jumat, 08 Jun 2018 10:11 | editor : Anggi Septian Andika Putra

TIDAK TERGANGGU : Apel pagi di Kantor Dinas PUPR Tulungagung dipimpin Sekretaris Dinas PUPR Dwi Hari Subagyo, kemarin (7/6)

TIDAK TERGANGGU : Apel pagi di Kantor Dinas PUPR Tulungagung dipimpin Sekretaris Dinas PUPR Dwi Hari Subagyo, kemarin (7/6)

TULUNGAGUNG - Setelah Kepala Dinas PUPR Tulungagung Sutrisno diamankan KPK pada Rabu malam, kondisi kantor dinas tersebut tidak ada perubahan yang mencolok.

Para karyawan tetap melaksanakan tugasnya seperti biasa.

Begitu juga pada pagi kemarin (7/6). Apel dipimpin Sekretaris Dinas PUPR Tulungagung Dwi Hari Subagyo.

Para karyawan terlihat mengikuti apel dengan tertib. Tidak ada penjagaan dari polisi atau pun satpol PP di kantor tersebut. Semua berjalan seperti biasa.

Apel berlangsung singkat. Dalam apel itu, Dwi Hari Subagyo memerintahkan seluruh karyawan agar tidak asal dalam menyebarluaskan informasi.

Segala sesuatu harus dikoordinasikan dengan kepala bidang (kabid) masing-masing.

Saat dikonfirmasi, Hari tidak banyak memberikan informasi terkait penangkapan Sutrisno. Sebab, dia tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Kejadian itu pun diketahui dari banyaknya berita di media sosial dan info rekan kerja.

“Belum ada kepastian kebenarannya. Belum ada info perkembangannnya,” ujarnya.

Terkait ruang kerja Kepala Dinas PUPR Sutrisno yang disegel KPK, pria ramah itu no comment.

Bahkan, dia tidak berani membenarkan adanya penyegelan tersebut. Bukan hanya itu, awak media juga tidak diperpolehkan mengambil gambar ruang kerja kepala dinas yang disegel.

“No comment soal ruang yang disegel. Sebab sudah ada arahan, tak bisa berkomentar, takut keliru,” jelasnya.

Dia juga menceritakan jika sempat menghubungi Sutrisno untuk memastikan kebenarannya. Namun hal itu sia-sia. Sebab, handphone sudah tidak diangkat bahkan tidak bisa dihubungi. Untuk aktivitas kantor, dia mengaku tidak ada pengaruh terlalu besar. Buktinya, semua tetap berjalan lancar.

“Banyaknya berita tentang itu, tentunya membuat kita bertanya-tanya bagaimana sebenarnya,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung Sutrisno, diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (6/6) malam.

Dia digelandang  usai acara buka bersama dan santunan anak yatim di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa. Hingga kini, belum diketahui kasus apa yang membelit Sutrisno.(wen/ed/din)    

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia