Kamis, 12 Dec 2019
radartulungagung
icon featured
Politik

SahTo Kuasai 17 Kecamatan di Kabupaten Tulungagung

29 Juni 2018, 09: 55: 35 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

SESUAI JADWAL : Petugas sedang menginput formulir C1 di data center kemarin (28/6). Dari sini menjadi acuan perhitungan real count sementara yang muncul di aplikasi milik KPU Tulungagung

SESUAI JADWAL : Petugas sedang menginput formulir C1 di data center kemarin (28/6). Dari sini menjadi acuan perhitungan real count sementara yang muncul di aplikasi milik KPU Tulungagung (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

TULUNGAGUNG – Meskipun unggul telak pada perhitungan sementara real count KPU, pasangan SahTo ternyata tidak bisa menguasai seluruh kecamatan di Kota Marmer. Tercatat dari 19 kecamatan, ada dua kecamatan yang lepas dari genggaman mereka.

Yakni Pakel dan Tulungagung yang dikuasai pasangan Margiono-Eko Prisdianto. Untuk Pakel, pasangan nomor urut 1 menang telak. Namun di Tulungagung Kota hanya berjarak 4 persen.

Ketua KPU Tulungagung Suprihno mengatakan, pihaknya memang langsung menyelesaikan proses pendataan formulir C1 dari seluruh tempat pemungutan suara (TPS) se-Tulungagung.

Semua data yang masuk langsung dimasukkan ke database yang berada di data center KPU. Sehingga ini menjadi dasar adanya grafik perolehan kedua pasangan calon pada Pilkada 2018 ini.

“Seluruh formulir C1 sudah masuk ke kami 100 persen,” katanya kemarin (28/6).

Menurut dia, KPU Tulungagung memang harus menggenjot proses input data untuk mengejar jadwal yang sudah ditetapkan. Karena setelah pengumpulan formulir C1, dilanjutkan dengan rekapitulasi hasil penghitungan suara hingga 9 Juli mendatang. Untuk itu, seluruh panitia dikerahkan untuk sesegera mungkin menyelesaikan proses pascapilkada agar segera bisa menuju fase selanjutnya.

“Alhamdulillah, pada Kamis dini hari semua sudah selesai,” jelasnya.

Dari data real count terakhir, diketahui SahTo meraup suara 355.966 atau 59,8 persen. Sedangkan pesaingnya, Margiono-Eko Prisdianto berselisih 19,6 persen atau tepatnya 19,6 persen dengan 238.996 suara.

Jika dilihat dari perolehan akhir di seluruh kecamatan, pasangan SahTo bisa menguasai 17 kecamatan, sedangkan Margiono-Eko Prisdianto hanya bisa meraih mayoritas suara di dua kecamatan.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Tulungagung Adib Makarim, sekaligus salah satu partai pengusung Margiono-Eko Prisdianto mengaku masih belum puas terhadap hasil yang dicapai tersebut.

Untuk itu, pihaknya masih akan menyusun berkas yang isinya mengenai temuan di lapangan. Apalagi masih ada waktu selama tiga hari untuk menyelesaikan laporan tersebut.

“Kami tetap akan menyusun laporan mengenai temuan tim kami di lapangan selama proses pilkada berlangsung,” katanya.

Disinggung apakah ini nanti bisa berpengaruh terhadap target 60 persen suara yang dicanangkan tim, pria berkacamata ini mengaku belum bisa berspekulasi terlalu jauh. Karena yang namanya target memang merupakan bentuk optimisme seluruh partai pengusung dan pendukung dalam menyongsong pesta demokrasi lima tahunan itu.

“Kita lihat saja nanti,” ujarnya. (rka/ed/din)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia