alexametrics
Sabtu, 11 Jul 2020
radartulungagung
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

PPDB Online Ditutup, Ada Pagu Belum Terpenuhi

30 Juni 2018, 10: 27: 11 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

HARUS ANTRE: Peserta PPDB online di SMKN 1 Pogalan melihat hasil pengumuman yang dilanjutkan dengan proses daftar ulang

HARUS ANTRE: Peserta PPDB online di SMKN 1 Pogalan melihat hasil pengumuman yang dilanjutkan dengan proses daftar ulang (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur online tingkat SMAN/SMKN di wilayah Jawa Timur (Jatim) termasuk di Bumi Menak Sopal, ditutup serentak kemarin (29/6). Hasilnya, ada beberapa SMAN/SMKN sudah terpenuhi pagunya dan ada yang belum terpenuhi. Seperti di SMKN 1 Pogalan yang pagunya terpenuhi.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Trenggalek, mulai sekitar pukul 08.00, halaman sekolah tersebut dipadati ratusan lulusan SMP sederajat.

Kendati telah mengetahui pengumuman diterima atau tidaknya bisa melalui online, beberapa dari mereka memastikan dengan melihat papan pengumuman yang disediakan panitia sekolah.

HARUS ANTRE: Peserta PPDB online di SMKN 1 Pogalan melihat hasil pengumuman yang dilanjutkan dengan proses daftar ulang

HARUS ANTRE: Peserta PPDB online di SMKN 1 Pogalan melihat hasil pengumuman yang dilanjutkan dengan proses daftar ulang (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

Tak ayal, hal itu membuat mereka saling berdesak-desakan untuk melihat pengumuman tersebut, yang ditulis berdasarkan jurusan dipilih.

“Selain melihat pengumuman, mereka ke sini juga langsung daftar ulang hingga besok (hari ini, 30/6, Red),” ungkap Ketua Panitia PPDB SMKN 1 Pogalan Hari winarso.

Dia melanjutkan, tahun ini seluruh pagu di setiap jurusan di sekolah terpenuhi semuanya. Pagu yang tersedia lewat jalur online sebanyak 648 siswa terpenuhi semuanya. Sedangkan, total pagu keseluruhan ada 741 siswa, mengingat ada 83 siswa yang sebelumnya dinyatakan diterima melalui jalur offline.

“Berbeda dengan tahun lalu yang tidak semua pagu terpenuhi, tahun ini tahun pertama pelaksanaan PPDB online yang seluruh pagu di sini terpenuhi,” imbuhnya.

Selain itu, dari delapan jurusan yang ada, dua jurusan yaitu Akuntansi dan Keuangan Lembaga  (AKL) serta Otomasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP) yang dipenuhi pendaftar. Sehingga terjadi penjaringan ketat di dua jurusan tersebut. Nilai terbaiklah yang akan diterima.

“Jika nilai sedikit, otomatis pendaftar akan turun di pilihan dua, di jurusan berbeda di satu sekolah. Juga tidak menutup kemungkinan di jurusan sekolah lainnya,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan dari website resmi PPDB Jatim, dari enam SMKN di wilayah Trenggalek, hanya dua SMKN yaitu SMKN 1 Pogalan dan SMKN 1 Trenggalek yang seluruh jurusannya terpenuhi berdasarkan pagu. Berarti ada empat SMKN yang pagunya belum terpenuhi.

Sedangkan dari 12 SMAN di Trenggalek yang melaksanakan PPDB, hanya ada tiga SMAN yang pagunya tercukupi. Yakni SMAN 1 Karangan serta SMAN 1 dan SMAN 2 Trenggalek.

Sisanya, sembilan SMAN belum. Sedangkan, SMAN 1 Durenan pagunya hampir terpenuhi karena kurang dua siswa lagi.

Di lain pihak, Kepala SMAN 2 Karangan Endang Sri Pratiwi mengakui hasil perolehan PPDB tersebut. Ini terlihat dari kuota 205 siswa yang dibuka pada pendaftaran online, hanya terisi 83 siswa. Dengan demikian, sekolah langsung melaporkan hasil ini ke Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Trenggalek agar diteruskan.

“Semoga saja dengan hasil PPDB ini ada kebijakan yang diambil Dinas Pendidikan Provinsi Jatim nantinya,” harapnya. (jaz/ed/and)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia