Senin, 27 May 2019
radartulungagung
icon featured
Pendidikan

Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga

02 Juli 2018, 11: 28: 07 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

TINGKATKAN PERAN KELUARGA: Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga oleh Dikpora Trenggalek bersama Kemendikbud kepada para pengawas, penilik, dan guru PAUD.

TINGKATKAN PERAN KELUARGA: Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga oleh Dikpora Trenggalek bersama Kemendikbud kepada para pengawas, penilik, dan guru PAUD. (TITIN RATNA/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Trenggalek bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini danendidikan Masyarakat, menyelenggarakan Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga.

Sosialisasi yang diikuti para pengawas, penilik, dan guru pendidikan anak usia dini atau PAUD (TK dan KB, Red) ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para pengawas penilik dan guru PAUD tentang pelibatan keluarga dalam mengembangkan karakter anak.

Berlangsung di aula Dikpora Trenggalek, kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dikpora Trenggalek Drs. Sunyoto, M.Pd. Disampaikan Sunyoto bahwa hasil pendidikan di keluarga mencerminkan karakter di lingkungan maupun nantinya di kemudian hari setelah dewasa. Karena itu, pendidikan dalam keluarga sangat penting.

Hanya saja, nampaknya peran orang tua ini terkadang terlupakan akibat kesibukan orang tua sehingga waktu dalam mendidik anak di keluarga menjadi kurang.

Disebutkan juga, di undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) bahwa pendidikan ada di tiga ranah, yaitu pemerintah, masyarakat, dan keluarga.

“Sehingga Kemendikbud mengingatkan kembali kepada seluruh komunitas pendidikan untuk memerankan kembali pendidikan keluarga. Ada gerakan dari Kemendikbud, menyemangati lagi agar peran orang tua dioptimalkan. Sehingga selesai kegiatan ini, harapan kami agar sosialisasi ini bisa ditindaklanjuti di satuan pendidikan masing-masing,” ucap Sunyoto.

Hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi kemarin, Kasi Pendampingan Pembelajaran Pendidikan Anak dan Remaja serta Direktorat Pembinaan Keluarga Kemendikbud Ir. Poerwanto, M.Pd. Poerwanto memaparkan banyak hal tentang penyelenggaraan pendidikan keluarga.

Mulai dari latar belakang pentingnya pentingnya pendidikan keluarga. Tidak lain dengan semakin berkembangnya dinamika kehidupan, kesibukan orang tua dalam bekerja, dan pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi sehingga dalam keluarga terjadi krisis.

Misalnya saja krisis komunikasi. Baik orang tua ke anak atau suami ke istri, atau juga krisis keteladanan akibat kurangnya waktu untuk keluarga. Atas masalah-masalah tersebut, maka sekolah harus mulai mengintensifkan kemitraan dengan keluaraga.

“Tujuannya untuk mewujudkan kerja sama dan keselarasan program pendidikan di sekolah, keluarga, dan masyarakat sebagai sentra pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang menumbuhkan karakter dan budaya berprestasi peserta didik,” terang Poerwanto.

Sosialisasi kemarin juga berlangsung dalam kelompok kecil. Peserta dari guru dan pengawas yang tersebar di 14 kecamatan se-Kabupaten Trenggalek dibagi menjadi tiga kelompok. Mereka kemudian menerima materi dari fasilitator serta melakukan diskusi kelompok, membahas penyelenggaraan pendidikan keluarga.(ed/tin)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia