alexametrics
Rabu, 15 Jul 2020
radartulungagung
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

PPDB SMP Hari Ketiga di Trenggalek Sepi

05 Juli 2018, 12: 34: 03 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

SUDAH TERPENUHI: Panitia PPDB di SMPN 2 Trenggalek ketika melayani calon pendaftar jalur reguler kemarin.

SUDAH TERPENUHI: Panitia PPDB di SMPN 2 Trenggalek ketika melayani calon pendaftar jalur reguler kemarin. (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK - Hari ketiga pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMPN di Kota Keripik Tempe relatif sepi. Pasalnya, di beberapa sekolah tidak terlihat aktivitas wali murid atau calon peserta untuk mendaftar. Ini seperti yang terlihat di SMPN 2 Trenggalek, kemarin (4/7).

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Trenggalek di lokasi, sejak pendaftaran dibuka sekitar pukul 08.00, praktis belum ada 100 calon peserta yang mendaftar.

Kemungkinan itu terjadi karena banyaknya siswa lulusan kelas VI yang sudah mendaftar dan memastikan mendapatkan sekolah untuk meneruskan jenjang pendidikan sebelumnya.

“Memang saat ini pendaftar PPDB di sini sepi. Mungkin ini juga terjadi di SMPN lainnya,” ujar Ketua Panitia PPDB SMPN 2 Trenggalek Ismianto.

Dia melanjutkan, sepinya pendaftar kemungkinan karena sebagian besar calon peserta telah mendaftar pada pelaksanaan PPDB di hari pertama Senin (2/7) lalu. Itu ditambah banyaknya peserta yang telah memastikan telah diterima di SMPN yang diinginkan.

Mengingat sebelum pelaksanaan, sekolah bersangkutan melaksanakan lomba semacam olimpiade atau jalur MIPA, yang beberapa peserta dianggap pantas bisa langsung diterima di sekolah bersangkutan jika menginginkan dan mendaftar pada pembukaan PPDB.

“Itu juga kami lakukan. Tujuannya untuk mengenalkan sekolah kepada para peserta yang notabene siswa kelas VI SD,” katanya.

Selain itu, perlombaan tersebut merupakan gambaran sekolah untuk mengetahui berapa siswa yang akan mendaftar pada PPDB. Sedangkan terkait pagu yang disediakan sekolah, berjumlah 224 siswa di tujuh rombongan belajar (rombel). Dari jumlah tersebut, sejauh ini pagu hampir terpenuhi, mengingat dari 216 siswa yang dipastikan diterima setelah mengikuti jalur MIPA, hanya sembilan siswa yang tidak melakukan daftar ulang.

Sedangkan, sisanya diambil dari jalur PPDB reguler melalui seleksi nilai ujian sekolah berstandar nasional (USBN).

“Jadi jika pendaftar jalur reguler memenuhi kuota, maka secara otomatis akan diseleksi berdasarkan nilai USBN tertinggi. Dan jika sisa siswa yang tidak diterima hanya sedikit, kami akan mendiskusikannya dengan dinas pendidikan, pemuda dan olahraga (disdikpora) untuk kebijakan terkait hal tersebut. Itu agar yang bersangkutan mendapatkan sekolah,” jelas pria yang juga dipercaya sebagai wakasek kesiswaan tersebut.

Senada juga diungkapkan oleh Kepala SMPN 3 Trenggalek Sardiani Tri Utomo. Dia menambahkan, kemungkinan terlihat kerumunan pendaftar atau calon pendaftar di hari terakhir PPDB SMPN hari ini (5/7). Sebab, beberapa siswa yang memiliki nilai USBN pas-pasan, memantau bisa diterima di sekolah yang dikehendaki atau tidak.

Sehingga jika ada peserta yang nekat mendaftar, panitia akan memberi imbauan terkait kemungkinan yang bersangkutan diterima atau tidak, sambil mengarahkan ke sekolah lain yang pendaftarnya masih kurang dari jumlah pagu.

“Kendati demikian, kami tidak akan memaksa siswa dalam menentukan pilihan sekolahnya. Pastinya akan selalu menerima pendaftar, kendati pagu telah tercukupi dengan catatan mereka harus mengikuti seleksi yang telah ditentukan,” imbuhnya. (jaz/ed/tri)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia