Senin, 09 Dec 2019
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Dihantam Ombak, Warga Tawing Hilang

20 Juli 2018, 12: 45: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

GRAFIS KRONOLOGI LAKA LAUT

GRAFIS KRONOLOGI LAKA LAUT (HENDRA NOVIAS/RATU)

TRENGGALEK - Keganasan ombak di Pantai Selatan kembali memakan korban. Buktinya kemarin (19/7), Ahmad Lutpianto, 30, warga Desa Tawing, Kecamatan Munjungan, hilang karena disapu ganasnya ombak ketika melaut di wilayah Pantai Selah, perairan Teluk Glonjo, desa setempat. Kini korban masih dilakukan pencarian oleh Basarnas Pos Trenggalek, bersama polisi dan pihak terkait.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Trenggalek, kejadian tersebut bermula sekitar pukul 05.00. Saat itu, korban berangkat mencari udang dengan menggunakan perahu jenis jukung. Setelah itu, korban langsung berputar menyisiri daerah tersebut guna mencari tahu di mana tempat yang tepat untuk menebar pelak (alat untuk mencari udang, Red).

“Karena tidak menaruh curiga sedikit pun dan semula air laut tenang, korban langsung menebarkan pelak yang dibawanya,” ungkap Kapolsek Munjungan AKP Totok Sudarto.

Setelah menebarkan dan menunggu beberapa saat, korban langsung menarik pelak tersebut. Saat itulah, tiba-tiba ada ombak besar datang dan langsung menghantam perahu yang dinaiki korban. Seketika itu, perahu tersebut langsung terbalik dan korban terbawa ombak.

Sontak, hal itu langsung membuat warga setempat yang mengetahuinya panik dan langsung melapor serta mencari bantuan pertolongan. Sebab, saat itu hanya ditemukan bangkai perahu dan beberapa peralatan milik korban.

“Setelah mengetahui kejadian itu, kami langsung menghubungi Pos SAR Trenggalek untuk berkoordinasi dalam mencari korban,” ujarnya.

Senada juga diungkapkan Koordinator Pos SAR Trenggalek Asnawi Suroso. Dia menambahkan, setelah mendapatkan informasi tersebut, dirinya langsung menurunkan tim untuk melakukan operasi. Sesampainya di lokasi, tim langsung menentukan teknik pencarian, mengingat kondisi ombak masih besar. Sehingga sejauh ini pencarian dilakukan dengan menyisir pantai di area Kecamatan Munjungan.

“Dalam melakukan pencarian, kami terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait serta membuat posko agar hal itu mudah dilakukan. Semoga saja besok (hari ini, Red) korban berhasil ditemukan,” jelasnya. (jaz/ed//tri)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia