Senin, 09 Dec 2019
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Bangun Dua Rusunawa Baru

13 Agustus 2018, 12: 00: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

PROSES PEMBANGUNAN: Rusunawa untuk mahasiswa sudah mulai dibangun.

PROSES PEMBANGUNAN: Rusunawa untuk mahasiswa sudah mulai dibangun. (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

TULUNGAGUNG – Jumlah rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di kabapaten ini bakal terus bertambah. Setelah rusunawa di Desa Tawangsari, Kecamatan Kedungwaru dan Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, pemerintah pusat tampaknya kembali menggelontor anggaran miliaran rupiah untuk membangun hal serupa.

Kali ini yang mendapat alokasi adalah dua perguruan tinggi.

Kabid Perumahan dan Kawasan Pemukiman Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Sumber Daya Air (Disperum KPSDA) Harinto Triyoso mengatakan, tahun ini Tulungagung memang mendapat kucuran lagi dari pemerintah pusat untuk membangun rusunawa. Alasannya, program yang sudah dikucurkan tahun lalu dianggap berhasil dan mendapat alokasi lanjutan.

“Tahun ini memang ada pembangunan rusunawa lagi di kabupaten ini,” katanya kemarin (12/8).

Menurut dia, peruntukan rusunawa ini sedikit berbeda dibanding dua rusunawa sebelumnya. Kali ini lebih diperuntukkan bagi kalangan mahasiswa yang menuntut ilmu di kampus. Apalagi dari tahun ke tahun, mahasiswa dari berbagai daerah banyak yang memilih melanjutkan pendidikan di sini.

“Mereka memang harus difasilitasi. Dengan adanya rusunawa ini, paling tidak mereka memiliki alternatif untuk mencari lokasi bermukim sementara selama menempuh pendidikan,” tambahnya.

Rinto -sapaan akrabnya- melanjutkan, anggaran yang dikucurkan itu mencapai sekitar Rp 7,3 miliar untuk menyelesaikan satu rusunawa di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru. Target pembangunannya sudah terlihat untuk bangunan utama. Namun, semua harus diselesaikan secara menyeluruh hingga akhir tahun ini.

“Masa pengerjaan sesuai kontrak adalah 240 hari dan tidak boleh molor. Jika ini sudah selesai, nanti baru dilanjutkan ke perguruan tinggi lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Purnomo, warga setempat, mengaku berharap banyak terhadap keberadaan rusunawa ini. Jika jumlah mahasiswa bertambah banyak, tentu juga berpengaruh pada perekonomian warga sekitar. Khususnya untuk menyediakan jasa pelayanan yang berhubungan dengan kebutuhan mahasiswa selama menempuh masa perkuliahan.

“Kalau bangunan jadi, tentu bakal semakin banyak mahasiswa yang berdomisili di sini. Ini berpotensi untuk lebih menggerakkan perekonomian warga,” ujarnya. (rka/ed/din)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia