Minggu, 08 Dec 2019
radartulungagung
icon featured
Ekonomi

BRI Kanca Tulungagung Resmikan Rumah Desmigratif di Desa Betak

31 Agustus 2018, 14: 00: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

DISERAHKAN: Penandatanganan MoU oleh Pemimpin BRI Kanca Tulungagung Tito Witarnawan dan Kepala Desa Betak Catur Subagiyo, didampingi Kepala Disnakertrans Kabupaten Tulungagung Yumar dan Camat Kalidawir Hari Prastijo.

DISERAHKAN: Penandatanganan MoU oleh Pemimpin BRI Kanca Tulungagung Tito Witarnawan dan Kepala Desa Betak Catur Subagiyo, didampingi Kepala Disnakertrans Kabupaten Tulungagung Yumar dan Camat Kalidawir Hari Prastijo. (BRI For Radar Tulungagung)

TULUNGAGUNG – BRI Kantor Cabang (Kanca) Tulungagung meresmikan bantuan rumah produksi program Desa Migran Produktif (Desmigratif) di Desa Betak, Kecamatan Kalidawir, (30/8) kemarin.

Hadir pada kesempatan ini, Pemimpin BRI Kanca Tulungagung Tito Witarnawan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tulungagung Yumar, Camat Kalidawir Hari Prastijo, Kepala Desa Betak Catur Subagiyo, dan tamu undangan masyarakat sekitar.

Tito Witanarwan menjelaskan, bantuan Rumah Desmigratif ini wujud kepedulian BRI Kanca Tulungagung bekerja sama dengan Disnakertrans Tulungagung. Yakni dalam memproduktifkan dan memberikan dukungan kepada Desa Betak, yang merupakan salah satu basis tenaga kerja Indonesia (TKI).

JEMPOL: Tito Witarnawan, Yumar, Hari Prastijo, Catur Subagiyo, dan karyawan BRI, foto bersama usai peresmian Rumah Desmigratif

JEMPOL: Tito Witarnawan, Yumar, Hari Prastijo, Catur Subagiyo, dan karyawan BRI, foto bersama usai peresmian Rumah Desmigratif (BRI For Radar Tulungagung)

Nantinya, Rumah Desmigratif akan difungsikan untuk seluruh aktivitas TKI. Baik itu seputar informasi pekerjaan di luar negeri, kegiatan pra-TKI maupun purna-TKI. Selain itu, Rumah Desmigratif juga berfungsi sebagai agen BRIlink yang siap melayani transaksi perbankan BRI.

“Semoga dengan adanya Rumah Desmigratif ini, dapat memberi manfaat bagi masyarakat Desa Betak dan sekitarnya,” tutur Tito, begitu biasa disapa.

Sementara itu, Yumar juga meminta kepada Catur Subagiyo, selaku kepala desa untuk memanfaatkan Rumah Desmigratif semaksimal mungkin serta aktif menyosialisasikan ke masyarakat. Yumar juga berencana akan menjadikan Rumah Desmigratif sebagai UPT Naker, yang nantinya akan terhubung dengan Disnakertrans Tulungagung.

Terkait dengan informasi pekerjaan, bisa diakses di Rumah Desmigratif. Tidak menutup kemungkinan, nantinya Rumah Desmigratif akan menjadi tujuan masyarakat Kalidawir pada umumnya, untuk memperoleh informasi tenaga kerja.

“Rumah Desmigratif ini milik kita bersama. Mari kita jaga dan rawat sebaik-baiknya. Keberadaan Rumah Desmigratif ini akan berdampak positif, terutama dalam mengatasi TKI ilegal dan calo,” kata Yumar.

Pada kesempatan yang sama, Camat Kalidawir Hari Prastijo mengapresiasi yang dilakukan BRI Kanca Tulungagung kepada TKI. Salah satunya dengan diserahkannya bantuan Rumah Desmigratif kepada Desa Betak. Sehingga memudahkan para calon TKI maupun TKI yang berada di luar negeri.

“Harapan saya ke depan, bantuan Rumah Desmigratif bisa diberikan di pegunungan Kecamatan Kalidawir yang juga memiliki basis TKI terbanyak,” pungkasnya.

Sementara itu, Catur Subagiyo selaku kepala Desa Betak, merasa bangga dan terbantu dengan bantuan Rumah Desmigratif ini. Ini menjadi solusi dalam mengentaskan permasalahan terkait TKI.

“Rumah Desmigratif ini dapat menjadi pembelajaran bagi pra-TKI, TKI, dan purna-TKI,” pungkasnya.

Peresmian bantuan Rumah Desmigratif ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Pemimpin BRI Kanca Tulungagung Tito Witarnawan dan Kepala Desa Betak Catur Subagiyo. Kemudian dilanjutkan pemotongan pita oleh Kepala Disnakertrans Tulungagung Yumar dan pemotongan tumpeng. (yos/adv/ed/wen)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia