Minggu, 18 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Features
Kegiatan Para Pecinta Aquascape di Trenggalek

Ada Rumah Bakteri untuk Menjaga Kandungan Makanan Tumbuhan

Senin, 10 Sep 2018 14:00 | editor : Anggi Septian Andika Putra

PERLU BELAJAR: Salah satu pecinta aquascape ketika mempraktikkan cara membuatnya kepada pemula.

PERLU BELAJAR: Salah satu pecinta aquascape ketika mempraktikkan cara membuatnya kepada pemula. (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

Bagi masyarakat Bumi Menak Sopal, akuarium mungkin menjadi barang yang tidak asing lagi. Namun, bagaimana jika akuarium itu diberi berbagai hiasan seperti tumbuhan air, hingga akhirnya disebut aquascape. Mungkin jarang yang mendengar, tapi itulah yang membuat sekelompok pecinta aquascape untuk mengadakan perkumpulan rutin, sekaligus mengajarkan cara membuatnya.

ZAKI JAZAI

Pemandangan sedikit berbeda terlihat ketika Jawa Pos Radar Trenggalek berkunjung di wilayah Kelurahan Surodakan, Kecamatan Trenggalek, kemarin (9/9). Saat itu terlihat sekelompok orang sedang berkumpul di salah satu rumah untuk melakukan suatu pekerjaan.

Bukan hanya itu, mereka terlihat membawa berbagai peralatan seperti gergaji, tang, lem, dan sebagainya. Tak ketinggalan, mereka juga membawa berbagai kelengkapan, seperti bak akuarium, pasir, silika, hingga akar berbagai tumbuhan.

Terlihat keseriusan mereka dalam memotong akar tanaman dan mengelemnya untuk menjadi suatu bentuk yang diinginkan. Disamping itu, mereka juga mulai menata pasir dan perlengkapan lain pada bak akuarium. Ya, merekalah para pecinta aquascape di Trenggalek, yang saat itu mengajarkan kepada beberapa orang bagaimana cara membuatnya.

“Kegiatan ini kami adakan rutin setiap bulan untuk mengajarkan cara membuat aquascape kepada beberapa orang yang suka, tapi belum bisa membuatnya,” ungkap koordinator pecinta aquascape di Trenggalek Nanang Subandi.

Sebab, langkah awal dalam membuat aquascape yang belum diketahui kebanyakan orang adalah susunan media tanam. Itu bertujuan untuk mempertahankan nutrisi yang ada dalam media tersebut. Mengingat yang nantinya diletakkan adalah tumbuhan hidup. Sehingga kandungan pupuk dan beberapa yang dibutuhkan tanaman harus tersedia.

“Selain susunan medianya, yang utama dalam membuat Aquascape ini adalah filter air dan cahanya agar ganggang atau lumut yang nantinya merusak keindahan tidak bisa tumbuh,” katanya.

Untuk susunan media, pertama harus ada rumah bakteri yang nantinya untuk menjaga kandungan makanan tumbuhan dan bisa untuk makan ikan. Setelah itu, di atasnya diberi pasir kasar yang terbentuk dari lahar bekas letusan gunung berapi atau disebut pasir malang. Seterusnya, secara berurutan diberi media lain meliputi pupuk, pasir malang, soil, pasir malang yang halus untuk mengikat kandungan nutrisi, dan silikon. Jika semua telah selesai, baru diberi hiasan seperti batu-batu dan akar tempat tumbuhan air.

“Tumbuhan air juga bisa langsung ditanam pada media dasar, dan bisa pada batu dan akar. Terpenting untuk akar diusahakan dari tumbuhan yang kadar getahnya minim agar air mudah jernih,” imbuh pria asal Desa Duren, Kecamatan Tugu ini.

Di saat yang bersamaan, salah satu pecinta aquascape lainnya, M. Dhanu Teja menambahkan cerita dari pria yang akrab disapa Anang tersebut. Menurut dia, aquascape didominasi oleh tumbuhan air. Dengan demikian, setiap harinya harus ada suntikan gas karbondioksida (CO2) ke dalam air akuarium tersebut, agar tumbuhan laut hidup dan tetap terlihat indah.

“Jika tidak ingin memberikan suntikan CO2, pembuat harus jeli dalam memilih tumbuhan air yang tidak terlalu banyak memerlukan,” ungkapnya.

Untuk jenis tanaman air yang cocok, ada sembilan jenis tanaman. Meliputi, africa water fern, amazon sword, anubias nana, cryptocoryne becketti, green tiger lotus, java moss, jaa fern, hypgrophililia difformis, dan lilaeopsis.

Sedangkan untuk ikan hias yang bisa digunakan adalah jenis ikan hias yang kecil. Agar bisa berenang di antara tanaman dan hiasan lainnya. Jenis ikan kecil yang cocok tersebut seperti angel fish, chili rasbora, discus, dan sebagainya.

Diharapkan dengan semakin banyaknya masyarakat yang tahu bagaimana cara membuat aquascape, bisa ikut dalam mengangkat nama Trenggalek lewat berbagai event yang dilaksanakan. Sebab, kebanyakan event dilakukan di luar kota. Sehingga jika pecinta dari Trenggalek ada yang mau berpartisipasi bahkan menjadi pemenang, secara tidak langsung akan mengenalkan daerah asalnya.

“Terpenting para pecinta tahu dahulu bagaimana cara membuatnya. Agar jika ada yang bertanya khususnya dari daerah lain, bisa menerangkan,” jelas warga Desa/Kecamatan Pogalan ini. (ed/tri)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia