Minggu, 18 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Prenatal Gentle Yoga Mampu Kurangi Nyeri Punggung

Senin, 10 Sep 2018 12:29 | editor : Anggi Septian Andika Putra

RILEKS: Novintan ketika melakukan salah satu pose prenatal gentle yoga

RILEKS: Novintan ketika melakukan salah satu pose prenatal gentle yoga (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU)

TULUNGAGUNG - Persalinan menjadi momen istimewa bagi setiap wanita. Untuk menyambut momen istimewa itu, ada banyak cara yang perlu dipersiapkan. Salah satunya, berlatih prenatal gentle yoga untuk membantu memperlancar persalinan.

Ketika wanita tengah berbadan dua atau hamil, terjadi perubahan hormon pada tubuh. Tak jarang itu membuat wanita seringkali mengalami mual, nyeri, bahkan pusing. Ini tentu membuat ibu hamil (bumil) merasa tidak nyaman. Sehingga bumil cenderung malas melakukan olahraga. Seperti yang dialami Novintan, 25, yang tengah mengandung usia 34 minggu.

Dia mengaku kerap merasakan nyeri pada punggung. Mengatasi itu, dia pun berkonsultasi dengan dokter dan mencari informasi mengenai olahraga yang cocok bagi bumil. Lantas dia menemukan prenatal gentle yoga yang memiliki banyak manfaat. Salah satunya membantu mengurangi rasa nyeri punggung.

Selain itu, wanita berhijab ini mendapat edukasi mengenai persiapan persalinan.

“Dulu sering nyeri di punggung. Setelah rutin yoga sedikit demi sedikit berangsur hilang. Banyak manfaat dari yoga ini,” tuturnya. 

Tambahnya, sering yoga di rumah pada malam hari membantu tubuh rileks setelah seharian beraktivitas. Menurut Nurul Azizah, Amd.Keb, prenatal gentle yoga salah satu cara memberdayakan diri agar bumil selama masa kehamilan dapat mempersiapkan persalinan yang nyaman dan rileks.  Prenatal gentle yoga dapat dilakukan ketika usia kandungan menginjak 20 minggu. Namun, bila bumil pernah mengalami pendarahan (flek) maka sebaiknya dilakukan ketika usia kandungan 26 minggu.

“Prenatal gentle yoga ini bertujuan membantu bumil agar dapat melakukan persalinan dengan nyaman dan rileks. Sehingga perlu dilakukan latihan-latihan gerakan yoga,” ungkapnya.

Selain gerakan yoga, melalui prenatal gentle yoga, bumil mendapat edukasi bagaimana nanti ketika menjalani persalinan. Ibu satu anak ini menjelaskan, prenatal gentle yoga dapat dilakukan di rumah. Namun untuk kali pertama sebaiknya dilakukan di studio yoga terlebih dahulu. Ini untuk mengetahui gerakan yoga yang tepat dan meminimalisasi masalah, seperti cedera yang membahayakan bumil.

“Yoga memang seharusnya dilakukan setiap hari jika bisa. Untuk yang baru kali pertama, sebaiknya ikut kelas dulu baru bisa latihan sendiri di rumah,” terangnya. Wanita 26 tahun ini menjelaskan, banyak manfaat yang didapat dari prenatal gentle yoga. Salah satunya dapat mengurangi ketidaknyamanan ketika hamil. Seperti mual, nyeri, sakit punggung, bahkan pusing.

Gerakan pada prenatal gentle yoga cenderung lebih sederhana jika dibanding dengan yoga pada umumnya. Karena berfungsi membantu bumil menikmati masa kehamilan dengan tetap tenang dan rileks.

“Salah satu manfaat yang didapat dari prenatal gentle yoga adalah membantu menguatkan otot punggung dan mengurangi cedera punggung. Sebab, pandangan masyarakat jika persalinan itu sakit, sering menjadi ketakutan bagi bumil,” terangnya.

Gerakan pada prenatal gentle yoga juga mampu melatih bumil berlatih pernapasan. Ini penting, karena berlatih teknik pernapasan dapat membantu mengontrol emosi selama kehamilan. Selain itu, berlatih pernapasan membantu mengurangi dan mengontrol rasa sakit selama proses kontraksi.

Praktisi Gentle Birth and Hypnobirthing ini menjelaskan, masalah umum yang kerap dialami wanita selama hamil adalah kehilangan keseimbangan tubuh dan pertumbuhan janin yang kerap membuat sakit pinggang berkepanjangan. Karena itu, gerakan prenatal gentle yoga dapat membantu sirkulasi tubuh, melatih keseimbangan tubuh, dan mereganggangkan otot pinggang.

Pemilik griya sehat Azizah ini juga mengatakan, hal paling penting bagi bumil adalah menikmati masa kehamilan. Jika tidak, bisa jadi akan membuat stres. Hal itu tentu berdampak pada kesehatan si ibu dan janin.

“Yang saya tekankan bagi setiap bumil adalah untuk selalu bahagia dan menikmati masa kehamilan. Karena jika pikiran tenang, dampaknya pun baik bagi kesehatan,” tandasnya.

Sebelum melakukan prenatal gentle yoga, terlebih dahulu centering atau merilekskan pikiran. Selanjutnya melakukan pemanasan. Kemudian masuk pada asanas atau gerakan yoga. Ini meliputi gerakan duduk (sitting), table pose, berdiri (standing) dan rebahan (lying). Prenatal gentle yoga diakhiri dengan relaksasi dan afirmasi.

“Afirmasi ini adalah cara untuk memotivasi bagi bumil agar selalu berpikir positif,” katanya. (nda/ed/and)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia