Minggu, 18 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Mayoritas Tempat Sampah Rusak

Rabu, 12 Sep 2018 13:30 | editor : Anggi Septian Andika Putra

TAK BERBEKAS: Salah satu tempat sampah di Jalan KH Agus Salim yang menyisakan tiangnya saja.

TAK BERBEKAS: Salah satu tempat sampah di Jalan KH Agus Salim yang menyisakan tiangnya saja. (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

TULUNGAGUNG – Tempat sampah yang terbuat dari besi dianggap tidak awet karena gampang keropos, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung tampaknya berancang-ancang untuk mengganti seluruh tempat sampah pinggir jalan. Instansi yang berada di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru ini bakal mengganti dengan yang berbahan fiber, meskipun realisasinya bakal dilakukan tahun depan.

Kepala DLH Sukaji mengatakan, mayoritas tempat sampah yang terpasang di pinggir jalan perkotaan memang dalam kondisi rusak. Sehingga bisa menimbulkan penumpukan sampah karena tidak terbuang di tempat semestinya.

“Hal seperti ini sebenarnya tidak diinginkan, tetapi yang terjadi banyak yang sudah rusak,” katanya kemarin (11/9).

Menurut dia, kerusakan terbanyak ditemukan memang berupa tempat sampah yang sudah tidak lengkap lagi. Bahkan, ada juga yang tinggal menyisakan tiangnya saja. Untuk itu, tidak ada jalan lain kecuali menggantinya dengan tempat sampah dengan bahan baku yang lebih berkualitas.

“Kami juga berencana untuk mengganti dengan tempat sampah baru,” ujarnya.

Rencananya, lanjut dia, tempat sampah baru nanti bukan lagi terbuat dari besi, melainkan fiber. Diharapkan bisa lebih awet dibandingkan tempat sampah yang ada saat ini. Namun tidak bisa dilakukan tahun ini karena sudah mendekati tutup buku anggaran 2018.

“Kalau yang besi memang rawan berkarat dan keropos. Rencananya tahun depan kemungkinan bakal direalisasikan,” jelasnya.

Disinggung terkait penambahan anggaran penanganan sampah pada APBD perubahan 2018, pria paro baya ini mengaku belum mengetahui. Apalagi sampai kini belum ada pembahasan.

“Kami belum tahu ada tambahan anggaran atau tidak,” ujarnya.

Dari pantauan Koran ini, di beberapa lokasi memang terlihat tempat sampah yang sudah tidak utuh lagi. Seperti di Jalan KH Agus Salim, ada tempat sampah yang hanya menyisakan tiangnya saja. Sedangkan bak sampah berbentuk kotak tidak ketahuan rimbanya.

“Saya hanya berharap tempat sampah yang sudah rusak atau hilang bisa segera diganti yang baru,” kata Septian, salah satu warga. (rka/ed/din)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia