Minggu, 21 Oct 2018
radartulungagung
icon featured
Tulungagung
RSUD dr. Iskak Tulungagung dapat Penghargaan

Juga Delegasi Indonesia di United Nation Public Service Forum Award

Jumat, 21 Sep 2018 12:00 | editor : Anggi Septian Andika Putra

MEMBANGGAKAN: Menpan RB Syafruddin menyerahkan piagam penghargaan Instagram kepada Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung dr Supriyanto SpB.

MEMBANGGAKAN: Menpan RB Syafruddin menyerahkan piagam penghargaan Instagram kepada Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung dr Supriyanto SpB. (Foto-foto: Humas RSUD dr. Iskak Tulungagung.)

TULUNGAGUNG - Catatan penghargaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung terus bertambah. Salah satunya dalam hal inovasi pelayanan publik. Yakni pada Inovasi Pelayanan Publik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak Tulungagung.

Kali ini, ada dua inovasi yang mendapat apresiasi membanggakan, dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin. Yakni Instalasi Gawat Darurat Modern (INSTAGRAM), dan Layanan Sindroma Koronaria Akut Terintegrasi (LASKAR). Inovasi yang dilakukan rumah sakit ini sukses mengantarkan Tulungagung menjadi delegasi Indonesia dalam ajang United Nations Public Service Award 2018 di Maroko.

Penghargaan yang diberikan kepada para inovator kali ini tujuannya adalah mengapresiasi inovasi yang bersifat lokal dan instansional untuk dijadikan program nasional. Terlebih sekarang, sudah banyak inovasi dari pemerintah pusat maupun daerah yang mendapat penghargaan internasional. Salah satunya adalah RSUD dr. Iskak Tulungagung. Rumah sakit pelat merah yang dikomandani dr. Supriyanto, Sp. B FINACS ini dinilai telah mampu melakukan reformasi birokrasi dengan nyaris sempurna. Di tengah kegalauan dan kegaduhan seluruh rumah sakit di Indonesia dalam menghadapi perubahan paradigma pelayanan kesehatan berbasis asuransi (BPJS) dan isu defisit anggaran BPJS Kesehatan, Rumah r sakit ini mampu bertahan dan bahkan berkembang pesat.

dr. Supriyanto SpB menerima piagam penghargaan dari Menpan RB Syafruddin (foto kiri).

dr. Supriyanto SpB menerima piagam penghargaan dari Menpan RB Syafruddin (foto kiri).

RSUD Dr.  Iskak merupakan satu-satunya rumah sakit milik pemerintah yang tidak menggantungkan dari dana pemerintah baik pusat maupun daerah dalam pembiayaannya dan bahkan mampu membiayai seluruh masyarakat miskin Tulungagung yang belum memiliki kartu BPJS Kesehatan, dan juga memikul tanggung jawab sebagai salah satu rumah sakit rujukan regional untk wilayah Jawa timur bagian barat. Dr. Supriyanto menambahkan, seandainya seluruh Rumah Sakit di Indonesia berhasil mengadopsi/ atau mereplikasi inovasi Reformasi Birokrasi ala RSUD dr. Iskak, pastilah ratusan triliun rupiah yang bisa dihemat oleh pemerintah.

Kunci utama kesuksesan berbagai inovasi RSUD dr. Iskak tidak terlepas dari reformasi birokrasi yang dijalankan dengan baik untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh masyarakat.

Buah dari Reformasi Birokrasi yang dijalankan oleh RSUD dr. Iskak adalah penghargaan Pogram Instalasi Gawat Darurat Modern (INSTAGRAM) yang mengedepankan kemajuan teknologi informasi dan Layanan Sindrom Koroner Akut Terintegrasi (LASKAR),LASKAR , sebuah terobosan untuk mengatasi kelambatan pelayanan pada kasus serangan jantung, mendapat penghargaan dari Kemenpan-RB sebagai inovasi layanan kesehatan yang bisa diadopsi menjadi program nasional.

“Inovasi -inovasi yang bersifat lokal dan instansional, tetapi potensial untuk diterapkan secara nasional, agar segera menjadi program nasional,” kata Syafrudin dalam pemberian penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2018 , di Hotel Shangri La Surabaya, Rabu 19 September 2018.  

Menurut Syafrudin, inovasi tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian PANRB yang terus berupaya mendorong terciptanya terobosan untuk meningkatkan pelayanan publik. Kebijakan itu antara lain dengan membentuk jaringan inovasi pelayanan publik (JIPP) dan pembentukan mal pelayanan publik (MPP).

Inovasi yang terpilih sebagai peserta United Nations Public Service Award 2018 ini telah melalui proses seleksi cukup ketat. Sebanyak 16 inovasi dipilih mewakili 11 kementerian, 10 inovasi dan lima lembaga, termasuk Kepolisian Republik Indonesia.

Dari pemerintah tingkat satu, sebanyak 13 provinsi menyumbang 18 inovasi. Sedangkan dari kabupaten terpilih 39 inovasi dari 32 pemerintah kabupaten, serta 16 inovasi dari 12 pemerintah kota. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Syafruddin kepada pimpinan instansi.

Layanan instalasi gawat darurat modern (INSTAGRAM) yang dimiliki RSUD dr Iskak saat ini bahkan telah menembus penghargaan Top 35 Nasional dan kerap diundang di forum internasional. Sementara program LASKAR yang ditujukan menekan kematian akibat serangan jantung juga tengah melaju ke jenjang Top 40 Nasional daftar inovasi terbaik.

Tak puas dengan dua inovasi ini. , RSUD dr Iskak Tulungagung saat ini juga telah merampungkan sebuah teknologi panggilan darurat melalui aplikasi Android. Aplikasi yang bisa diunduh di PlayStore ini memiliki kemampuan unik mengatasi situasi darurat apa pun.

 “Hanya dengan menekan tombol ini melalui ponsel, petugas akan dengan cepat mengidentifikasi kondisi darurat seseorang dan melakukan penanganan secara tepat. Tidak hanya darurat medis, akan tetapi juga darurat non medis. Didukung program Public Safety Centre (PSC), tombol ini terintegrasi dengan Kepolisinkepolisian, TNI, Satpol satpol PP, pemadam kebakaran, dan penanggulangan bencana daerah,” kata Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Supriyanto Sp.B FINACS. (*/ed/wen)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia