Minggu, 21 Oct 2018
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Bentrok, Alami Luka Bacok di Kepala, Korban Masih Tergeletak

Senin, 08 Oct 2018 13:21 | editor : Didin Cahya FS

MULAI SADAR : Eka Andi tergelrtak di RSUD dr Iskak, Senin (8/10).

MULAI SADAR : Eka Andi tergelrtak di RSUD dr Iskak, Senin (8/10). (AGUS DWIYONO/RADAR TULUNGAGUNG)

TULUNGAGUNG- Bentrokan antar pemuda di Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, masih menjadi cerita pilu bagi Eka Andi, 32, warga Desa Siyotobagus, Kecamatan Pakel.

Dia merupakan salah satu dari dua korban serangan pemuda di desa tersebut. Hingga  Senin (8/10) terpaksa tergelatak di RSUD dr Iskak Tulungagunh. Lantaran mengalami luka di bagian kepala. Meski sudah sadar, tetap butuh perawatan intensif dari dokter. Bahkan direncanakan akan menjalani operasi.

"Syukur sudah membaik, tinggal pemulihan tenaga. Mudah-mudahan sudah bisa pulang dalam waktu dekat, " ujar Didi, keluarga Eka Andi.

Menurut dia, sepupunya tersebut saat kejadian bentrokan sedang ngopi bersama dengan tiga teman lainnya di Desa Suruhan Lor. Tiba-tiba saat asyik kumpul, ada serangan dari kelompok pemuda lain. Tiga teman Eka Andi berhasil meloloskan diri, semantara yang bersangkutan babak belur dihajar. Bahkan motornya pun ikut dibakar.

Beruntung saat mengalami luka, ada warga segera menolong dan dilarikan ke rumah sakit. " Tetap meminta kepada polisi untuk menangkap pelaku pengeroyokan dan perusakan rumah. Jika terus dibiarkan maka aksi serupa bisa terulang," tandasnya.

Dampak dari bentrokan pemuda di Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Tulungagung, Jawa Timur. Mereka menuntut polisi menuntaskan kasus tersebut dan menangkap pelakunya.

Seperti diberitakan lalu, serangan pemuda di Desa Suruhan Lor mengakibatkan 13 rumah rusak, 1 musala rusak, 7 motor rusak, 1 motor dibakar, 2 korban luka.  Hingga kini polisi masih terus memburu pelaku perusakan.

(rt/did/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia