Kamis, 15 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Masih Ada Kesempatan Daftar CPNS

Sabtu, 20 Oct 2018 11:37 | editor : Anggi Septian Andika Putra

Masih Ada Kesempatan Daftar CPNS

TRENGGALEK - Tidak adanya pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada dua posisi di RSUD dr Soedomo Trenggalek, yakni dokter spesialis urologi dan dokter spesialis kandungan,  tak terlalu membuat bingung rumah sakit pelat merah tersebut. Pasalnya, kini masih ada upaya perubahan peraturan presiden (perpres) terkait batasan umur minimal pada pendidikan dan jabatan tertentu.

Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek Sujiono mengatakan, setelah pendaftaran tersebut ditutup, RSUD dr Soedomo langsung berkoordinasi dengan badan kepegawaian daerah (BKD). Itu terkait dugaan permasalahan utama yang mengakibatkan lowongan tersebut tidak ada pelamarnya. Yaitu batasan umur maksimal 35 tahun agar bisa mengajukan lamaran.

“Dari situ, permasalahan yang kami sampaikan oleh BKD akan diteruskan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN),” katanya.

Dia melanjutkan, itu bukan tanpa alasan. Sebab, dokter yang bertugas di RSUD pada dua posisi sebagai pegawai badan layanan umum daerah (BLUD) semuanya tidak bisa mendaftar. Alasannya, umur dokter bersangkutan terhitung lebih dari 35 tahun. Sehingga ketika mendaftar ditolak oleh sistem.

“Ketika kami berkonsultasi, BKD menjelaskan jika dokter bersangkutan masih bisa mendaftar. Namun menunggu keputusan presiden (kepres) tentang perubahan umur maksimal khusus beberapa jenjang pendidikan tertentu seperti dokter spesialis,” jelasnya.

Kini RSUD masih menunggu informasi dari BKD terkait hal tersebut. Terkait kepegawaian di RSUD, posisi tersebut ada yang mengisi atau tidak sebenarnya tidak mengganggu jalannya pelayanan terhadap pasien.

Sebab dengan persyaratan tertentu, RSUD bisa merekrut pegawai dengan sistem kontrak BLUD. Namun, peningkatan status pegawai bersangkutan dari yang semula pegawai kontrak BLUD menjadi PNS perlu dilakukan. Ini untuk mengikat yang bersangkutan agar tetap pada posisinya.

”Jadi dengan perekrutan CPNS ini kami berharap dokter bersangkutan yang semula berstatus sebagai pegawai kontrak, menjadi PNS. Sehingga tetap memberi pelayanan di Trenggalek,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kasi Pelayanan Keperawatan RSUD dr Soedomo Trenggalek ini.

Seperti diberitakan, pendaftaran seleksi penerimaan CPNS 2018 ditutup serentak pada Senin (15/10) pukul 23.59. Dari situ, diperoleh posisi dokter spesialis urologi dan dokter spesialis kandungan yang memiliki kuota lowongan masing-masing satu, belum ada peminatnya.

Berdasarkan data yang didapat Jawa Pos Radar Trenggalek dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, tercatat ada 3.573 pelamar yang bakal ikut seleksi penerimaan CPNS di Trenggalek. Nantinya pelamar itu akan bersaing memperebutkan kuota CPNS di Pemkab Trenggalek sebanyak 389 lowongan. (jaz/ed/and)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia