Jumat, 06 Dec 2019
radartulungagung
icon featured
Hukum & Kriminal

Bejat... Pria Ini Ngaku Sodomi Tiga Bocah

23 Oktober 2018, 10: 24: 07 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

MENUNDUK MALU: Roni menutupi wajahnya menggunakan tangan saat pers rilis, kemarin (22/10)

MENUNDUK MALU: Roni menutupi wajahnya menggunakan tangan saat pers rilis, kemarin (22/10) (AGUS DWIYONO/RATU)

TULUNGAGUNG - Daftar anak-anak yang menjadi korban sodomi dengan pelaku Roni, alias Kabul, warga Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, terus bertambah. Itu berdasarkan pengakuan pria 45 tahun tersebut.

“Ada tiga anak di bawah umur yang menjadi korban,” ujar pelaku saat ditanya polisi dalam rilis pers di Polres Tulungagung, kemarin (22/10). 

Bahkan pelaku beberapa kali mengucapkan istigfar dan menyesali perbuatan bejat itu.

“Astaghfirullahalazim, saya khilaf, da menyesal tidak mengulai perbuatan sekarang sampai nanti,” ungkap pelaku sambil menutupi wajahnya dengan tangan.  

Selain itu, pelaku mengaku memiliki anak laki-laki yang baru lulus SMK. Sedangkan istrinya, menjadi tenaga kerja Indonesia (TKW) di Taiwan dan lama tidak pulang.

“Empat belas tahun istri saya di Taiwan, sedangkan usaha kafe sudah sekitar enam tahun ini,” jelasnya.

Di tempat sama, Kapolres Tulungagung AKBPTofik Sukendar mengaku prihatin kasus ini. Sebab Tulungagungyang dikenal sebagai kotaa man, ternyata polisi berhasil mengungkap kasus asusila. Apalagi korban tindakan pelaku, masih di bawah umur berjenis kelamin laki-laki semua.

Dihadapan penyidik, lanjut perwira berpangkat dua melati ini, pelaku  melakukan perbuatan tidak senonoh kepada tiga korban yang semuanya berumur sekitar belasan tahun. Modus untuk menjerat korban, yakni dengan cara iming-iming uang Rp100 ribu dan diberi minuman di kafe dan karaokenya.

“Iming-imingnya berupa uang dan diberi fasilitas minum di kafenya, tapi syaratnya harus mau menjadi budak nafsunya,” ujarnya.

Di samping itu, dulunya pelaku jugapernah sebagai korbansodomi.

“Pelaku ngaku dulu waktu SD pernah sebagai korban, mungkin pengalaman pribadi tersebut yang melatar belakangi perbuatannya,” ungkapnya.

Dia mengimbau kepada warga sekitar jika menjadi korban perbuatan pelaku, untuk segera melapor ke Polres Tulungagung.

“Harapan kami jika ada yang pernah menjadi korban, atau anaknya pernah menjadi korban, segera melapor ke polres,” jelasnya. (yon/din)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia