Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Dishub Bakal Tambah Satu Armada Bus Sekolah

31 Oktober 2018, 11: 00: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

SELALU DIMINATI: Armada bus sekolah gratis berada di halaman kantor Dishub Tulungagung.

SELALU DIMINATI: Armada bus sekolah gratis berada di halaman kantor Dishub Tulungagung. (WHENDY GIGIH PERKASA/RATU)

TULUNGAGUNG - Banyaknya pelajar pengguna bus sekolah gratis membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung berencana menambah armada. Tujuannya tak lain agar bisa mengangkut sebanyak-banyaknya pelajar dan menekan kecelakaan. Hal ini diungkapkan Kepala Dishub Tulungagung Maryani usai apel besar di Polres Tulungagung, kemarin (30/10).

Maryani mengatakan, kini pihaknya sudah masuk dalam tahap pemesanan bus sekolah gratis. Pemesanan itu dilakukan menggunakan e-katalog dan masuk dalam PAK. Ketika nanti berhasil, jumlah armada bus sekolah gratis bertambah.

“Ajukan satu armada baru. Semoga waktunya nutut,” katanya.

Maryani melanjutkan, bus sekolah yang baru nantinya akan melayani rute berbeda dengan armada lain yang sudah ada. Trayek yang dilalui yakni Karangrejo- Cuwiri- Jetakan- Kalangbret-Tulungagung. Penambahan armada itu tak lain mempermudah transportasi pelajar menuju sekolah.

Terkait kebutuhan ideal armada bus sekolah gratis, Maryani belum bisa memastikan. Sebab, hingga kini pengguna bus sekolah terus bertambah. Data sementara, ada sekitar 1.200 pelajar yang sudah memanfaatkan bus kuning itu. Sedangkan jumlah armada sekarang ada delapan bus. Karena itulah, agar bisa mengangkut pelajar lebih banyak, dibutuhkan tambahan armada.

“Jika nanti berhasil, berarti akan ada sembilan bus sekolah,” ujar Maryani.

Bagaimana dengan angkutan gratis MPU trayek Pagerwojo? Pria ramah itu menyatakan jika ada permintaan trayek tersebut. Namun, pihak dishub tidak langsung begitu saja menyetujui. Sebab, tidak semua kendaraan laik jalan untuk melewati rute tersebut. Itu juga dipengaruhi kondisi geografis.

Dari data Dishub Tulungagung, ada angkutan gratis menggunakan mobil penumpang umum (MPU). Ada 27 unit, melayani dua trayek. Yakni Campurdarat-Tulungagung 16 unit armada dan Sendang-Tulungagung 11 unit armada.

Dari pantauan di lapangan, pengguna angkutan sekolah gratis, bus, dan MPU, tak hanya pelajar SMP. Tapi juga SMA. Animo pelajar untuk menggunakan akomodasi itu cukup besar. Buktinya, setiap armada dengan trayek masing-masing selalu penuh penumpang. (ed/wen)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia