Kamis, 15 Nov 2018
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Polisi Temukan Benda Tumpul untuk Aniaya Korban Pasutri yang Tewas

Jumat, 09 Nov 2018 21:41 | editor : Didin Cahya FS

DILANJUTKAN: Polisi kembali lakukan olah TKP yang kali kedua dengan menyisir rumah pasutri, Jumat (9/11).

DILANJUTKAN: Polisi kembali lakukan olah TKP yang kali kedua dengan menyisir rumah pasutri, Jumat (9/11). (AGUS DWIYONO/RATU)

TULUNGAGUNG - Nasib pasangan suami istri (pasutri) Didik, 56 dan Suprihatin, 50, warga Desa/Kecamatan Campurdarat, yang tewas mengenaskan di rumahnya, masih terus mendapatkan perhatian polisi. Tim identifikasi Polres Tulungagung kemarin (9/11) kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari pantauan radartulungagung.id di lokasi kejadian, sekitar pukul 10.30 kemarin dilakukan olah TKP yang kali kedua. Bahkan, proses tersebut melibatkan Polsek Campurdarat berserta tim RS Bhayangkara Kediri.

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar, melalui Kasatreskrim AKP Mustijad Priyambodo mengatakan, olah TKP pagi kemarin merupakan lanjutan sebelumnya. Sebab, identifikasi belum menyeluruh di berbagai ruangan.

Dari olah TKP yang malam sebelumnya, ada berbagai benda tumpul diduga sebagai alat untuk menghabisi nyawa pasutri itu. “Mengamankan beberapa benda tumpul yang mungkin digunakan untuk menganiaya korban,” ujarnya.

Dia mengatakan, korban yang ditemukan sudah mengeluarkan bau tidak sedap itu mengalami luka di kepala bagian belakang. Semacam hantaman benda keras. “Diperkirakan korban sudah sekitar empat sampai tiga hari yang lalu meninggal,” jelasnya.

(rt/did/did/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia