Minggu, 16 Dec 2018
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Musim Hujan, Petani Harus Perhatikan Hal Ini

15 November 2018, 13: 00: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

HARUS CERMAT: Petani memanggul padi yang baru dipanen di persawahan Kecamatan Gondang.

HARUS CERMAT: Petani memanggul padi yang baru dipanen di persawahan Kecamatan Gondang. (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

TULUNGAGUNG – Musim penghujan memang sudah ditunggu-tunggu oleh kaum petani. Namun, saat guyuran air tiba, para petani juga harus memperhatikan pola pengairan yang tepat untuk sawah mereka.

Ya, jika pengairan di area persawahan tidak sesuai, bisa-bisa berpengaruh pada tanaman muda. “Yang pasti pola pengairan harus diperhatikan dengan cermat,” kata Kasi Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian (Disperta) Gatot Rahayu, kemarin (14/11).

Menurut dia, air yang tersedia di musim penghujan memang melimpah. Secara langsung, hal tersebut membantu petani. Sebab, bisa mengairi sawah mereka yang kekurangan air saat kemarau lalu. Namun di sisi lain, ini juga bisa berpengaruh pada tanaman hortikultura. “Kalau kebanyakan air malah bisa mengancam tanaman muda,” tegasnya.

Gatot -sapaan akrabnya- melanjutkan, permasalahan bisa bertambah jika lahan pertanian kebanjiran. Akibatnya, para petani harus membuat saluran pembuangan yang memadai untuk mengontrol air yang masuk ke lahan pertanian itu.

Dengan demikian, jangan sampai ada saluran yang tersumbat dan menggenangi areal persawahan. “Kalau ada yang tersumbat, harus segera dibuka. Jika air menggenang, justru mengancam tanaman muda,” tuturnya.

Disinggung pengaruh pada padi, pria ramah ini mengaku tidak ada. Sifat tanaman padi yang sangat menyukai air sehingga dampaknya tidak begitu dirasakan. “Kalau padi malah menunggu asupan air dalam jumlah besar,” tandasnya.

(rt/rak/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia