Rabu, 11 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Otopsi Mayat Pasutri yang Tewas Mengenaskan Gandeng Polda Jawa Timur

17 November 2018, 13: 16: 31 WIB | editor : Didin Cahya FS

PENYELIDIKAN : Tim forensik dari Polda Jawa Timur  dan Unair Surabaya melakukan otopsi mayat pasutri yang tewas mengenaskan.

PENYELIDIKAN : Tim forensik dari Polda Jawa Timur dan Unair Surabaya melakukan otopsi mayat pasutri yang tewas mengenaskan. (AGUS DWIYONO/ RADAR TRENGGALEK)

TULUNGAGUNG - Peristiwa pembantaian Barno dan Musini alias Cimpling, pasangan suami istri (pasutri) di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, yang dilakukan Matal yang masih tetangganya sendiri, terus diselidiki polisi.

Terbaru  polisi menggandeng tim forensik Polda Jatim untuk melakukan topsi terhadap mayat pasutri tersebut. "Guna kepentingan penyidikan dapat dilakukan otopsi, karens bisa menenetukan penyebab kematian," terang Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Mustijat Priyambodo, Sabtu (17/11) siang.

Menurut dia, secara legalitas dan hasil otopsi hanya dokter spesialis forensik saja yang berlaku di peradilan. Otopsi selain dari Polda Jatim juga menghadirkan dari  Ilmu kedokteran forensik dan medikolegal FK Unair Surabaya.

Sebagaimana diberitakan, peristiwa pembunuhan sadis menggemparkan warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Jumat  (16/11) sore sekitar pukul 14.30.

Pasangan suami istri (pasutri) Barno, 75, dan Cimpling, 65, tewas dengan kondisi mengenaskan setelah digorok tetangganya sendiri, Matal, 60.

Dari informasi dihimpun di lokasi sekitar, kejadian tersebut bermula saat Matal bertandang  ke rumah pasutri itu, namun hanya ada Cimpling.

Entah apa pemicu peristiwa pedih ini, tiba-tiba Matal menggorok Cimpling ketika berada di kandang. Bahkan dari penuturan warga, leher wanita yang keseharian menunggu warung warung ini nyaris putus dan usus terurai.

Di saat Matal berada di rumah Cimpling, Barno sang suami datang dari mencari rumput. Matal yang sehari-hari jualan pentol ini, justru makin kalap dan mengejar Barno. Barno berhasil keluar rumah, tetapi tetap tertangkap Matal.

Tanpa menunggu lama, Matal menggorok leher Barno dipinggir jalan. "Begitu mengerikan peristiwa pembunuhan tersebut," terang Agus Suwaji, warga sekitar.

(rt/did/jpr/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia