Minggu, 16 Dec 2018
radartulungagung
icon featured
Features

Manfaatkan Sabut Kelapa Dijadikan Vas Bunga

04 Desember 2018, 16: 00: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

KREATIF: Gunawan (paling kakan) dan Muhammad Fajar (paling kiri), bersama anggota karang taruna lainnya.

KREATIF: Gunawan (paling kakan) dan Muhammad Fajar (paling kiri), bersama anggota karang taruna lainnya. (AGUS DWIYONO/RATU)

Di tangan pemuda karang taruna RT 11 RW 2 Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru, sabut kelapa bisa dimanfaatkan untuk kerajinan vas bunga.

Siapa sangka sabut yang biasa dibuang ternyata dapat dibuat beberapa kerajinan oleh pemuda Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru. Mereka adalah pemuda yang tergabung dalam karang taruna rukun tetangga (RT) 11 rukun warga (RW) 2 desa setempat.

Ide memanfaatkan barang bekas tersebut dari Gunawan, yang tidak sengaja saat disuruh tetangganya untuk membuat vas anggrek.

Pria 35 tahun tersebut  menceritakan, dari situ berangan-angan membuat vas anggrek yang tidak biasa, yakni dengan menyatukan sabut kelapa yang sudah dipisahkan dari cangkangnya. “Saya kumpulkan setiap sabut yang sudah dilepas dari cangkang kelapa,” ungkapnya.

Memang menyatukan sabut kelapa yang sudah terbelah menjadi beberapa bagian susah-susah gampang. Sebab untuk menjadikan satu kesatuan dengan menggunakan kawat, harus memperhatikan kesamaan sabut yang dipasang. “Sabut bentuknya macam-macam dan harus disusun sempurna menyerupai kelapa,” ujarnya.

Bagian tersulit dalam membuat, yakni menyatukan sabut dan mencari yang sesuai harapan. Lantaran setiap sabut memiliki ukuran berbeda saat dikupas dari cangkang.

Alat untuk membuat, di antaranya staples ukuran besar, kawat untuk menjadikan satu, pelitur, sabit untuk merapikan.

Saat membuat kerajinan, Gunawan dibantu teman-teman karang taruna di lingkungannya. Alhasil belum ada satu dua minggu sudah menghasilkan sekitar 150 lebih karya. “Yang tertarik kerajinan ini banyak,” jelasnya.

Anggota karang taruna lainnya, Muhammad Fajar  mengakui, jika manfaat vas bunga dari sabut kelapa itu tidak hanya berfungsi untuk tanaman anggrek. Namun beberapa tanaman hias pun serta tanaman dari plastik tetap bisa. “Sangat bagus digantung di depan rumah, bisa ditaruh di dalam rumah,” ujarnya.

Diamenjelaskan,kini sudahmembeludak pesanan dariberbagaipecinta bunga. Setiap satu buahvasbunga seharga Rp 15 ribu.“Kamimencaribahan disekitar rumah,ibu-ibu pasti punyalimbah sabut kelapa,kalau tidakketemu terpaksacari dipengepulkelapa,”ungkap pria29 itu.

(rt/did/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia