Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Siap-Siap Kena Blacklist Jika Proyek Tak Rampung Tepat Waktu

12 Desember 2018, 11: 07: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ILUSTRASI

ILUSTRASI

BLITAR KOTA – Para rekanan harus siap-siap terkena sanksi apabila proyek yang dikerjakan tidak rampung tepat waktu. Beberapa proyek fisik di Kota Blitar kini masih ada yang belum rampung.

Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar Agus Zunaidi mengatakan, ada beberapa proyek pembangunan fisik yang belum rampung. Padahal, ini sudah masuk Desember. “Rekanan masih memiliki waktu hingga akhir Desember untuk segera mengebut pembangunan,” terangnya.

Agus menjelaskan, proyek pembangunan yang belum rampung di antaranya proyek pembangunan tribun sisi utara Stadion Soepriadi dan proyek pembangunan jalan. Pihaknya mengimbau kepada dinas kepemudaan dan olahraga (dispora) dan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) yang memilki proyek untuk mengawasi. “Dinas harus rutin mengawasi dan meminta agar rekanan segera mengebut pekerjaan,” ujar pria ramah ini.

Apabila pekerjaan tidak dirampungkan sesuai batas waktu yang ditentukan, maka siap-siap terkena sanksi. Sanksi yang diberikan biasanya berupa sanksi administratif. Yakni penundaan pencairan hingga pemutusan kontrak karena sudah melewati tahun berbeda. “Ya, bisa di- blacklist. Nanti rekanan hanya bisa menerima pembayaran sesuai capaian yang ada,” terang politisi PPP ini.

Sebelumnya, komisi III telah mengecek sejumlah pembangunan fisik. Hasilnya, progres proyek pembangunan tribun sisi utara tersebut dinilai paling lambat. Padahal, waktu pengerjaan proyek sudah mepet. Pembangunan tribun penonton sisi utara Stadion Soepriadi merupakan proyek lanjutan. Pembangunannya menelan anggaran Rp 2,4 miliar. Konsep bangunan tribun stadion sisi utara tersebut tidak jauh berbeda dengan tribun stadion sisi selatan.

Nantinya, tribun stadion juga dibangun kios seperti sisi selatan. Kios akan digunakan untuk menampung pedagang kaki lima (PKL) yang belum mendapat kios di stadion serta sejumlah pelaku usaha kecil mikro (UKM).

(rt/kan/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia