Sabtu, 23 Mar 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Maling Spesialis Pembobol Sekolah, Sekali Beraksi Raup Ratusan Juta

14 Desember 2018, 14: 05: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

KAPOK: Polisi menginterogasi kedua pelaku komplotan pencuri spesialis pembobol sekolah yang kedua kakinya ditembak.

KAPOK: Polisi menginterogasi kedua pelaku komplotan pencuri spesialis pembobol sekolah yang kedua kakinya ditembak. (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK – Komplotan pencuri spesialias sekolah, yakni  Gunawan, 44, warga Desa Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember dan Sarjo, 28, warga Desa Manukan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, meraup ratusan juta rupiah sekali beraksi.

Termasuk ketika mengobok-obok SMAN 1 Munjungan. Meraka berhasil menggondol barang milik negara. Yaitu 10 unit komputer jinjing (laptop), 17 notebook, satu keyboard, dan dua unit proyektor hilang. Sekolah mengalami kerugian Rp 114 juta lebih.

Aksi pencurian tersebut bermula pada Minggu (7/10)  lalu sekitar pukul 13.00. Kala itu petugas kebersihan SMAN 1 Munjungan datang ke lokasi mengecek pembuatan taman sekolah. Namun sekitar pukul 17.30, petugas kebersihan membuang sampah kaget mengetahui jendela ruang laboratorium biologi terbuka dalam keadaan rusak. “Mengetahui itu, penjaga kebersihan langsung melaporkannya ke seorang guru SMA yang biasanya menggunakan laboratorium. Sebab, biasanya jendela dalam keadaan terkunci ketika ditinggal,” ungkap Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibawa Saputra.

Dia melanjutkan, baru sekitar pukul 18.30, guru bersangkutan ditemani dua pegawai sekolah datang mengecek laboratorium tersebut. Ternyata apa yang dikhawatirkan menjadi kenyataan. Sebab, ruang laboratorium tersebut berantakan. Mereka berpencar mengecek lagi hingga didapatkan dua ruangan lain juga mengalami hal sama.

Mengetahui itu, mereka langsung melaporkannya ke Polsek Munjungan. “Berbekal laporan tersebut, kami langsung menyelidiki untuk mengetahui siapa pelakunya,” ucapnya.

Dari hasil olah TKP dan penyelidikan, polisi mengetahui identitas pelakunya. Berbekal itu, polisi langsung mencari tahu keberadaan pelaku untuk dibekuk.

Sebelumnya, polisi terpaksa menembak kaki Gunawan, 44, warga Desa Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember dan Sarjo, 28, warga Desa Manukan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro. Sebab pria tersebut mencoba kabur ketika ditangkap di wilayah Lamongan. Mereka melakukan pencurian dan pemberatan (curat) di SMAN 1 Munjungan, Minggu (7/10) lalu.

(rt/zak/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia