Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Material Tutupi Jalan, Putus Akses Jalur Kecamatan Kesamben dan Doko

15 Desember 2018, 14: 19: 40 WIB | editor : Didin Cahya FS

BALIK KUCING: Sejumlah pengendara kembali lagi lantaran jalan penghubung Kecamatan Kesamben  dan Doko longsor. Tumpukan tanah yang menimbun jalan.

BALIK KUCING: Sejumlah pengendara kembali lagi lantaran jalan penghubung Kecamatan Kesamben dan Doko longsor. Tumpukan tanah yang menimbun jalan. (RADAR BLITAR)

BLITAR KABUPATEN - Longsor terjadi di persawahan masuk Dusun Sumbersari, Desa Kemirigede, Kesamben, Sabtu (15/12). Penyebab longsor lantaran curah hujan yang tinggi sejak malam Sabtu dini hari. 

Akibat longsor tersebut membuat akses jalan umum penghubung dua kecamatan (Kecamatan Kesamben dan Kecamatan Doko) terputus. Sebab, material longsor menutupi jalan. Hingga saat ini, petugas kepolisian serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar sedang membersihkan material longsor. 

 Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencana longsor tersebut. Hanya saja longsor merusak fasilitas saluran pipa milik PDAM, dan swakarya masyarakat yang menuju beberapa desa di Kecamatan Kesamben. "Saat ini petugas sedang berusaha membersihkan material longsor," terang Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu M. Burhanudin, Sabtu (15/12). 

  Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Blitar, bencana longsor terjadi sekitar pukul 04.30. Tanah yang longsor adalah tanah persawahan warga. "Yang longsor tanah sawah milik dua warga yakni Nardi warga Dusun Sukorejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben dan Ismiati warga setempat," ujar Burhan. 

 Tanah yang longsor tersebut, jelas dia, sepanjang lima meter. Longsor tersebut menutup jalan umum dan membuat akses jalan tertutup.  Warga yang akan melewati jalan tersebut harus memutar  sepanjang 4 kilomete. Evakuasi tanah longsor sementara dilakukan secara gotongroyong. 

GOTONG ROYONG: Para petugas dan warga bahu membahu menyingkirkan longsoran.

GOTONG ROYONG: Para petugas dan warga bahu membahu menyingkirkan longsoran. (RADAR BLITAR)

Sambil menunggu alat berat, petugas berjaga di sekitar lokasi sembari mengatur arus lalu lintas. "Evakuasi mengunakan alat berat rencanannya dilakukan sekitar pukul 13.00 wib dari Desa Kendalrejo, Talun," tandas perwira berpangkat dua balok di pundak ini. 

(rt/abd/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia