Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Beruntung Tak Meledak, Warga Gali Tanah, Kaget Temukan Benda Berbahaya

15 Desember 2018, 21: 17: 23 WIB | editor : Didin Cahya FS

AWAS : Polisi melihat dan mengamankan mortir yang ditemukan warga.

AWAS : Polisi melihat dan mengamankan mortir yang ditemukan warga. (RADAR BLITAR)

BLITAR KOTA - Heri Santoso langsung kaget ketika menggali tanah untuk fondasi bangunan di tepi kali Lahar di Jalan Joko Kandung Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, Sabtu (15/12). Saat itu, Heri menemukan mortir digalian tersebut. 

Penemuan mortir itupun langsung dilaporkan oleh perangkat kelurahan dan aparat polisi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mortir tersebut ditemukan di kedalaman 25 sentimeter. "Posisinya membujur ke arah timur barat. Kondisinya sudah berkarat," jelas Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono, kepada Jawa Pos Radar Blitar, Sabtu (15/12). 

Informasi yang diterima, benda diduga mortir tersebut ditemukan sekitar pukul 07.00. Benda yang sudah berkarat ditemukan Heri di dalam tanah saat menggali tanah di pinggir kali lahar di Jalan Joko Kandung, Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo. "Diduga mortir tersebut peninggalan Belanda," kata Heri. 

Warga yang mengetahui langsung melaporkannya ke Polsek Sukorejo. Anggota polsek yang menerima laporan langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Anggota polsek kemudian memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi temuan agar tidak menimbulkan bahaya atau ledakan," terang perwira berpangkat tiga balok di pundak ini. 

Polisi dengan dibantu anggota TNI langsung mengamankan mortir tersebut dari lokasi temuan. Petugas meminta warga agar tidak mendekat ke lokasi mortir yang diamankan. "Sesuai protap (prosedur tetap) kami serahkan mortir tersebut ke TNI yang memiliki wewenang," terang polisi ramah ini.

(rt/kan/abd/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia