Rabu, 16 Jan 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Perut Suami Ditusuk Pisau, Istri Punya Alasan Khusus Tak Tuntut Polisi

17 Desember 2018, 11: 05: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ilustrasi

ilustrasi

TULUNGAGUNG - Mitun, ibu kandung  Muhammad Alvian Efendi atau pelaku penusukan terhadap bapaknya sendiri, Imam Sujaki, hanya bisa pasrah dengan kondisi pilu yang kini dihadapi. Wanita 58 tahun tersebut lebih memikirkan suaminya yang terbaring lemas di ruang ICU 1 RSUD dr Iskak Tulungagung, hingga Senin  (17/12).

“Bersedia membuat surat pernyataan tidak menuntut kepada Polsek Sumbergempol. Memang anak saya yang kedua Pendik (Muhammad Alvian Efendi, Red) mengalami gangguan jiwa,” tandasnya.

Dia menyadari pelaku penusukan adalah anak kandungnya yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan sejak enam tahun lalu. “Ikhlas, gimana lagi, kondisi Pendik tidak normal,” jelasnya.

Dia menjelaskan, gangguan jiwa dialami Pendik sejak berumur 24 hingga 30 tahun karena konsumsi obat-obatan. Hampir enam tahun itu terus tergantung obat dari dokter. “Saya bawa ke RSJ Lawang, Malang, untuk berobat hingga lima kali. Kini menjadi pasien tetap Puskesmas Bendilwungu. Seminggu sekali minta obat,” jelasnya.

Padahal, perilaku Pendik sehari-hari terlihat normal. Bahkan sering kali membantu berjualan makanan dan kopi di Pasar Bendilwungu. “Baru kali ini bertindak nekat. Biasanya berontak dan memukul saja. Itu pun jika marahi bapaknya,” jelasnya.

“Uang saya dari kerja di luar negeri habis untuk membiayai pengobatannya. Jika nanti dilakukan penahanan, khawatir semakin parah,” ungkapnya.

Menurut dia, setelah melakukan penusukan, Pendik langsung pulang dan menuju kamar, menangis menyesali kejadian tersebut. Pendik berhenti nangis saat pihak kepolisian menjemput di rumahnya, lantas dibawa ke Polsek Sumbergempol.

Dia melanjutkan, terpenting sekarang kesehatan suaminya semakin membaik setelah proses operasi dari pihak RSUD. Indikasinya, bisa diajak komunikasi, meskipun masih menahan rasa sakit.

(rt/jpk/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia