Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon featured
Features
Pinjaman Sepatu Wali Murid, Persiapan 24 Jam

Penuturan Terbaik I di Event RaTu Band and Dance Competition ( 1 )

18 Desember 2018, 12: 05: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

SELAMAT: Perwakilan dari SMPN 2 Tulungagung ketika menerima penghargaan (foto atas). Peserta Band dan Dance SMKN 1 Boyolangu ketika foto bersama usai menerima penghargaan (foto bawah).

SELAMAT: Perwakilan dari SMPN 2 Tulungagung ketika menerima penghargaan (foto atas). Peserta Band dan Dance SMKN 1 Boyolangu ketika foto bersama usai menerima penghargaan (foto bawah). (RADAR TULUNGAGUNG)

 Rangkaian acara RaTu Band and Dance Competition telah berakhir Sabtu (15/12) lalu. SMPN 2 Tulungagung dan SMKN 1 Boyolangu berhasil keluar sebagai terbaik I Band tingkat SMP dan SMA/SMK.

ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI

Ucapan selamat dan pujian pun diberikan pada SMPN 2 Tulungagung. Pasalnya, Empero Big Band (EBB) berhasil menyabet predikat Terbaik I pada ajang RaTu Band and Dance Competition vol 1.0 Sabtu (15/12) lalu. Band yang digawangi Eka Triadji pada vokal, Otniel pada keyboard, Angelica pada piano, Brilian pada bass, Giri pada gitar, dan Firman sebagai drummer ini tak hanya berhasil menyabet Terbaik I. Namun juga berhasil menggondol predikat best keyboard dan best bassis.

Selaku Pembina EBB, Wiji Widodo mengungkapkan kegembiraannya. “Tentu saja ini apresiasi dari kerja keras dan hasil latihan anak-anak,” jelasnya ketika dihubungi kemarin (16/12).

Wiji, sapaan akrabnya menceritakan, perlu waktu empat hari untuk mempersiapkan kompetisi ini. Dalam sekali latihan, membutuhkan waktu lima hingga delapan jam. “Namun, anak-anak sudah memiliki agenda latihan rutin seminggu dua kali latihan. Jadi saat ada kompetisi hanya pematangan materi yang ditampilkan,” jelasnya.

Dalam kompetisi yang didukung didukung oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Cabang Provinsi Jawa Timur (Jatim) wilayah Tulungagung, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora), MKKS SMA/SMK dan SMP, serta Bank BRI ini, EBB menampilkan genre musik pop rock yang diramu dengan unsur reggae dan jazz. Ini yang membuat para dewan juri berdecak kagum. Hingga EBB berhasil keluar sebagai terbaik I dalam RaTu Band and Dance Competition vol 1.0.

Pria ramah ini juga mengungkapkan, sebelum tampil di atas panggung, salah satu personel EBB yakni Brillian sang bassist, sempat tidak membawa baju dan sepatu ganti untuk tampil. Karena waktu sudah mepet, akhirnya mendapat pinjaman dari salah satu teman dan wali murid yang memiliki ukuran sama. “Ya, jadi waktu itu personel kami hanya memakai kaus dan sandal. Akhirnya kami usaha cari pinjaman, ehh nggak taunya malah jadi best bassist,” terangnya diiringi tawa.

Lain halnya dengan SMKN 1 Boyolangu yang mengaku tidak menarget untuk menang. Angga Widhy Wirawan, selaku pembina band di SMK tersebut mengungkapkan, sebelumnya berencana tidak mengikuti kompetisi ini. Lantaran sudah mendekati dengan perayaan Natal. “Kebetulan personel kami rata-rata Nasrani dan sudah persiapan mau tampil di gereja. Jadi kami tidak berniat ikut, tapi kepala sekolah mendukung kami untuk ikut akhirnya kami partisipasi,” terangnya ketika ditemui kemarin (16/12).

Dengan segala keterbatasan dan sisa personel yang ada, akhirnya Angga -sapaan akrabnya- berusaha semaksimal mungkin menampilkan yang terbaik.

Dia mengaku, persiapan tampil hanya memanfaatkan waktu kurang dari dua hari. Namun berkat terbiasa latihan dan sekolah memfasilitasi dengan adanya studio musik sehingga memudahkan anak-anak untuk latihan. “Ya, karena awalnya tidak mau ikut, akhirnya kami juga tidak persiapan. Bisa dihitung kami persiapan 24 jam saja untuk tampil di event Jawa Pos Radar Tulungagung,”ujarnya.

Dalam penampilan kemarin, Bintang Tamu Hari Ini Band, menampilkan lagu Hymne Guru sebagai lagu wajib dan lagu Kangen dari Dewa 19 sebagai lagu pilihan.

Pria yang sehari-hari sebagai guru seni rupa ini menjelaskan, tidak melakukan aransemen yang berlebihan pada lagu Hymne Guru. Pasalnya ingin menampilkan sebuah musik yang sederhana, tapi tetap enak didengar. Dia juga mengaku, tidak menarget menang dalam kompetisi ini. “Karena dari awal nggak ingin ikut itu karena keterbatasan personel dan ada acara lain juga, kita tidak menarget. Malah kita inginnya cepat tampil dan cepat pulang,” selorohnya seraya tertawa.

Namun tak disangka, band yang digawangi oleh Onny Alberto sebagai gitaris, Fildzah Ayu pada vokal, Natanael sebagai drummer, Rizal wahyu sebagai bassist, dan Yofa Gilang pada keyboard berhasil keluar sebagai terbaik I.

Tak hanya itu, SMKN I Boyolangu berhasil memborong best player. Di antaranya best bassist, best drummer, dan best guitarist.

Dia berharap, adanya kompetisi semacam ini terus menjadi motivasi siswa agar terus berkarya. “Saya apresiasi kepada Jawa Pos Radar Tulungagung untuk terus membuat acara seperti ini sebagai wadah bagi siswa. Anak-anak juga semakin terpacu untuk terus berkarya. Kalau bisa memunculkan bibit-bibit baru dalam musik,” pungkasnya.

(rt/did/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia